Petugas Inafis Polres Tebing Tinggi melakukan olah TKP. (msc)

TEBINGTINGGI (medanbicara.com)– Pria 31 tahun ini bukannya berdoa, tapi malah putus asa. Ia tak tahan lagi dengan penyakitnya. Jalan pintas pun diambil. Tubuhnya ditemukan tewas tergantung di rumahnya.

Diduga tak tahan lagi dengan penyakit asam lambung yang dideritanya. Seorang pekerja koperasi, AMPS (31), warga Jalan Letda Sujono, Kelurahan Teluk Karang, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi, Sumut, nekat gantung diri.

Jasadnya ditemukan tewas tergantung di plafon rumahnya, Selasa petang (25/9/2018). Jasad korban pertama kali ditemukan rekan kerjanya, ES (32). Ia terkejut saat menemukan korban telah tewas tergantung.

ES langsung memberitahukan kondisi rekannya kepada warga sekitar, dan diteruskan ke polisi. Tak lama kemudian petugas Polsek Rambutan dan Tim Inafis Polres Tebing Tinggi tiba di lokasi, menurunkan jasad korban, dan melakukan olah TKP.

Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban. Diduga kuat, korban murni meninggal karena bunuh diri dengan cara gantung diri.

Kasubag Humas Polres Tebing Tinggi Ipda Lidya didampingi Kapolsek Rambutan AKP Leo Sembiring membenarkan peristiwa tersebut. Saat jasad korban akan dibawa ke RSUD Kumpulan Pane untuk dilakukan otopsi, keluarganya menolak.

Mereka menyatakan ikhlas dengan kematian korban dengan menandatangani surat perjanjian tak akan menuntut di kemudian hari. (msc)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY