Perbedaan PayLater Dan Kartu Kredit, Mana yang Lebih Menguntungkan?

MEDANBICARA.COM – Beli sekarang, bayar nanti merupakan konsep yang diusung oleh PayLater dan juga kartu kredit. Baik PayLater mau pun kartu kredit merupakan sistem transaksi atau pembayaran yang memudahkan Anda berbelanja sebuah produk. Pasalnya Anda tidak perlu mengeluarkan biaya terlebih dahulu untuk belanja seperti pada umumnya, tinggal gunakan PayLater atau kartu kredit saja lalu nanti pembayarannya lewat tagihan sesuai jatuh tempo yang ditentukan.

Kedua konsep sistem pembayaran ini meskipun memiliki cara kerja yang sama namun punya banyak perbedaan. Salah satu perbedaan yang paling umum adalah pada penggunaan kartu kredit Anda harus memiliki kartu fisik terlebih dahulu.

Sementara pada PayLater, Anda bisa melakukan pembayaran kapan saja dan di mana saja tanpa kartu fisik. Bisa dibilang, PayLater merupakan perkembangan teknologi dengan pembayaran kredit paling baru dan praktis.

Perbedaan PayLater Dan Kartu Kredit
Untuk yang bingung, ingin menggunakan PayLater atau kartu kredit, berikut ini beberapa perbedaannya.

Jumlah Bunga
Perbedaan yang pertama yaitu terletak pada besaran jumlah bunga dari kedua sistem pembayaran ini yang cukup berbeda. Pada kartu kredit, sebelumnya batas maksimum untuk bunganya sendiri adalah 2% per bulan Mei 2020. Kemudian bunganya diturunkan lagi akibat dampak pandemi Covid-19.

Sementara itu untuk bunga pada pembayaran jenis PayLater, ternyata punya perbedaan masing-masing tergantung dari perusahaan yang mengeluarkan layanan PayLater, di mana nilai bunga akan tergantung oleh limit yang diambil.

Tenor Cicilan
Perbedaan yang kedua terletak pada tenor cicilan. Penggunaan tenor cicilan tentu saja bertujuan untuk meringankan anda sebagai pengguna kredit saat akan membayar tagihan. Di mana tenor cicilan untuk PayLater dan kartu kredit juga punya perbedaan.

Tenor pada kartu kredit umumnya lebih panjang yaitu selama 24 bulan atau 2 tahun maksimal. Sementara untuk tenor cicilan pada PayLater maksimal hanya 12 bulan saja alias 1 tahun.

Namun bagi Anda yang ingin mengelola keuangan, lebih baik tentu harus memilih pembayaran dengan tenor yang lebih singkat. Dengan begitu maka Anda akan dikenakan bunga yang lebih kecil pula, dan pelunasan tagihan lebih cepat sehingga tidak memiliki beban utang yang semakin menumpuk

Biaya Tambahan
Anda juga harus mengetahui adanya sistem biaya tambahan yang harus Anda bayarkan ketika menggunakan kartu kredit. Biaya tambahan ini berupa biaya tahunan yang tentu jumlahnya tidak sedikit, mulai dari ratusan sampai jutaan rupiah. Tergantung dari jenis kartu kredit dan kebijakan masing-masing bank penyedia kartu kredit.

Sementara untuk PayLater, Anda tidak akan dikenakan sama sekali biaya tahunan. Namun tentunya ketika Anda melakukan keterlambatan pembayaran tagihan PayLater, akan dikenakan biaya berupa denda keterlambatan.

Syarat Pengajuan
Untuk perbedaan berikutnya terletak pada syarat pengajuan. Kartu kredit memiliki syarat pengajuan berupa dokumen dalam bentuk hard copy yang harus Anda ajukan ke bank yang memberikan layanan kartu kredit. Syarat umum dari dokumen tersebut mulai dari KTP, NPWP, slip gaji dan dokumen dokumen pendukung lainnya.

Sementara untuk PayLater akan jauh lebih praktis karena layanannya berbasis online. Semua dokumen anda hanya diminta dalam bentuk softcopy saja. Syarat dokumen yang dibutuhkan terbilang hampir sama dengan yang dibutuhkan saat pengajuan kartu kredit.

Faktor Keamanan
Dilihat dari sisi keamanan kedua sistem pembayaran ini memiliki keamanan yang cukup tinggi. Keduanya sudah diawasi oleh OJK atau otoritas jasa keuangan. Pada sistem pembayaran PayLater, sudah dilengkapi dengan kode OTP yang akan dikirimkan kepada Anda saat akan melakukan transaksi pembelian.

Untuk kartu kredit sendiri pembayarannya juga diawasi oleh OJK dan Anda harus memasukkan nomor PIN saat akan transaksi. Jadi keduanya merupakan sistem pembayaran yang aman untuk meminimalisir berbagai penyalahgunaan yang akan dilakukan oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

Batasan Pinjaman
Kartu kredit maupun PayLater memiliki sistem batas pinjaman yang berbeda. Namun umumnya kartu kredit punya limit pinjaman yang lebih besar daripada PayLater. Limit kartu kredit, disesuaikan dengan slip gaji yang yang Anda masukkan sebagai dokumen pendukung saat pengajuan kartu kredit.

Namun meski fitur PayLater memiliki batasan pinjaman yang lebih kecil, hal ini cukup menguntungkan bagi anda karena akan lebih bijak lagi untuk bertransaksi. Dimana semakin kecil pemakaian PayLater, maka semakin sedikit pula tagihan yang harus anda bayarkan.

Dari beberapa poin di atas, tentu Anda sudah menyimpulkan antara kartu kredit dan PayLater bahwa keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Untuk pembayaran lewat PayLater sendiri, karena lebih mudah dalam pengajuannya dan juga praktis, tidak memerlukan kartu kredit jadi lebih banyak dipilih oleh masyarakat saat ini.

Salah satu perusahaan teknologi yang memiliki sistem pembayaran dengan layanan PayLater adalah Traveloka. Traveloka PayLater memberikan banyak kemudahan untuk Anda.

Mulai dari syarat pendaftaran yang cepat dan mudah hingga limit awal kredit sampai 10 juta. Untuk produk-produk yang bisa dibayar melalui Traveloka PayLater antara lain mulai dari bayaran tiket pesawat, kereta api, tiket bus, transportasi bandara dan kereta bandara.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan pembayaran PayLatet untuk reservasi kamar hotel, rental mobil, restoran, bioskop, berbagai tagihan, bayar asuransi hingga pembayaran kartu pulsa pascabayar untuk layanan provider tertentu. Informasi lebih lengkap bisa langsung mengunjungi Traveloka App sekarang juga. (rel/za)

Mungkin Anda juga menyukai