Tim PSDS Deli Serdang junior yang bertanding di Piala Suratin. (ist)
Loading...

DELISERDANG (medanbicara.com)-Prestasi PSDS Deli Serdang dalam beberapa tahun terakhir hanya bertahan di Liga 3 saja. Mandeknya prestas tim Traktor Kuning itu menjadi tamparan keras kepada pengurus.

Padahal para pengurus termasuk yang mengerti sepakbola dan mantan para pemain PSDS Deli Serdang. Namun untuk merangkak ke liga 2 tak cukup hanya pengurus yang mengerti sepakbola dan pemain yang bagus saja tapi harus didukung finansial.

Informasi diperoleh, rata-rata pengurus PSDS Deli Serdang memang sangat peduli terhadap tim. Namun, ada beberapa oknum pengurus diduga tak memberikan sumbangan apapun dan bahkan ingin dapat proyek.

Nah, agar tak terlihat oknum ini selalu sibuk jika PSDS mau bertanding. Padahal sumbangannya tidak ada untuk PSDS Deli Serdang. Bahkan jika di depan Ketua Umum PSDS Deli Serdang, oknum yang diduga berharap dapat proyek dan numpang hidup di PSDS ini memberikan keyakinan jika PSDS Deli Serdang bakal lolos ke liga 2.
Padahal sudah beberapa tahun belakangan PSDS hanya bertahan di Liga 3. Bahkan untuk kompetisi Liga 3 Zona Sumut sajapun hanya juara 3.

Mirisnya, jika ada penggemar PSDS Deli Serdang yang mengkritisi permainan PSDS yang menurun, oknum ini cepat naik pitam dan melotot seperti ingin menerkam orang yang mengkritisi itu. Seolah-olah oknum itu yang sangat peduli kali sama nasib PSDS Deli Serdang, padahal oknum itupun mau jadi pengurus PSDS karena berharap proyek.

“Sepakbola itu maju jika didukung finansial yang kuat. Untuk mengikuti Liga 3 saja sangat banyak mengeluarkan dana,” sebut seorang pria di Stadion Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam, beberapa waktu lalu.

Ketua Umum PSDS Deli Serdang, Khoirum Rizal ST saat dikonfirmasi via Whatsapp terkait adanya oknum yang mau jadi pengurus PSDS Deli Serdang karena berharap proyek, belum ada jawaban meskipun konfirmasinya terkirim. (man)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY