Enam Jemaah Umroh Jatuh dari Eskalator Di Bandara Kuala Namu

Jamah yang terjatuh dipapah petugas Avsec Bandara KNIA/hulman

KUALANAMU (medanbicara.com)-Enam jemaah umroh terjatuh dari tangga eskalator terminal Bandara Kuala Namu sekitar pukul 10.30 Wib, Selasa (23/1). Akibatnya, enam orang mengalami luka  robek bagian kepala, tangan dan kaki.

Keenam jemaah umrah yang mengalami luka dan sudah ditangani petugas medis di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Kualanamu  Kualanamu diantaranya, Samsiar, Asminar, Arbayah, Zalmira Wati, dan Raden Jana semuanya warga Pekan Baru,  Riau. Mereka  jemaah umroh dari travel Arminareka Perdana.

Informasi yang diperoleh,  kejadian itu berawal saat  para jamaah hendak naik kelantai II terminal Bandara, dengan tujuan masuk keruang tunggu terminal keberangkatan. Namun, saat posisi  jamaah di tangga  eskalator kedua sedikit lagi sampai ke lantai II insiden terjadi, sehingga para jamaah yang ada di dalam tangga terjatuh dan terguling diseret anak tangga  sampai kelantai bawah.

Pembimbing jemaah Ustad Rusdi, yang ikut dalam insiden tersebut saat dikonfirmasi  mengaku kejadianya secara tiba-tiba, keadaanya eskalator tersentak  keras, persis seperti sepeda motor yang putus rantai.

"Posisi kami  kira-kira satu meter lagi sampai ke lantai II," ujarnya.

Akibat kejadian itu, seorang jamaah yang ada dibelakang langsung terjatuh dan menimpa jemaah lain yang ada di belakangnya hingga mereka berguling-guling disekitar tangga eskalator sampai kebawah lantai. Beruntungnya, kondisi tersebut cepat diketahui petugas dan melakukan pertolongan serta mematikan tangga escalator sehingga para korban dapat terselamatkan.

Namun, Rusdi menyesalkan kejadian ini dan berharap pengelola Bandara Kualanamu hendaknya melakukan pengawasan di titik-titik tertentu khususnya pada musim umrah, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

Disamping itu juga, penanganan medis hendaknya ada dibuat di lantai II, sehingga proses penanganan insiden pada pengujung bandara dapat lebih cepat dan tanggap. Tidak seperti kejadian ini, membutuhkan proses yang begitu agak panjang karena tempat sangat jauh, sampai ke kantor KKP yang ada di lantai I terminal international.

“Kedepan kita harapkan ada koordinasi dan pengawasan  yang baik, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali," imbuhnya.

Disoal para jamaah,  menurutnya masih bisa melanjutkan perjalanan, sebab sesaat ditolong di KKP, kondisi para jemaah membaik. Pun demikian sesampainya di Madinah, kalau masih ada kendala akan dibawa berobat ke rumah sakit. Sedangkan jamaah yang berangkat berjumlah 95 orang masing - masing 60  orang asal Provinsi Riau dan 35 orang dari Medan dan Aceh.

Humas PT  AP II Cabang Bandara Kualanamu Chandra Gumilar yang dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. Disoal penyebabnya, menurut Chandra  pihaknya sejauh ini masih mendalaminya. “Tim teknisi masih melakukan pendalaman terkait insiden tersebut," jawabnya.

Menurutnya, sebaik kejadian pihaknya langsung sigap melakukan pertolongan dengan membawa para korban ke KKP untuk pertolongan medis. Sedangkan para korban menurutnya hanya mengalami luka ringan. “Para jemaah sudah dapat berangkat dengan pesawat Saudi Arabia pukul 14.00 Wib," pungkasnya. (man)

 

Mungkin Anda juga menyukai