Hiii…Cewek Pedagang Kaki Lima Temukan Mayat Pria di Bawah Jembatan Tanjung Morawa

Kondisi mayat saat ditemukan. (man)

DELISERDANG (medanbicara.com)-Mayat pria tanpa identitas ditemuman pedagang kaki lima di bawah jembatan Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (26/3/2020) sekira pukul 14.50 Wib.

Informasi dihimpun, temuan jasad korban pertama kali diketahui, Rahmasari (45). Cewek warga Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa yang tiap hari berjualan di tepi jalinsum dekat jembatan Tanjung Morawa itu kaget melihat sosok jasad manusia tergeletak di bawah jembatan.

Lalu Rahmasari melaporkan kepada Iptu JM Gabe Napitupulu yang sedang melaksanakan piket di Piket Pos Keamanan RS GL Tobing PTPN 2 Tanjung Morawa, jika ada seorang sosok pria tergeletak di bawah jembatan Sungai Belumei.

Setelah menerima laporan dari wanita yang hampir bersuia separuh abad itu, Iptu JM Gabe Napitupulu melaporkan kepada Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang. Kemudian Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang AKP Sawangin SH bersama Wakapolsek Iptu Syafril SH dan personel Unit Reskrim didampingi tim medis Puskesmas Tanjung Morawa turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tiba di TKP, petugas menemukan jasad korban dalam keadaan telungkup dan tak memiliki identitas. Kemudian tim medis dari Puskesmas Tanjung Morawa dr Una melakukan pemeriksaan luar dan korban dipastikan telah meninggal dunia. Guna keperluan visum et repertum, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Belum diketahui secara pasti penyebab kematian korban. Namun dari keterangan beberapa warga sekitar, korban setiap malam tidur di bawah kolong jembatan Sungai Belumai dan dalam keadaan yang tidak terurus atau bisa dikatakan tidak waras.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Yemi Mandagi, SIk saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang AKP Sawangin SH membenarkan ditemuman jasad seorang laki-laki tanpa identitas.

“Belum diketahui penyebab meninggalnya saat ini MrX sudah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan visum,” jawabnya. (man)

Mungkin Anda juga menyukai