Mayat Pria Yang Ditemukan Cewek Pedagang Kaki Lima di Bawah Jembatan Tanjung Morawa Dijemput Keluarganya, Ini Identitasnya…

Mayat pria saat dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan. (man)

DELISERDANG (medanbicara.com)-Polresta Deli Serdang melalui Polsek Tanjung Morawa menyerahkan jenazah pria tanpa identitas yang ditemukan di bawah jembatan Sungai Belumei Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang kepada pihak keluarga, Kamis (28/03/2020).

Penyerahan jenazah tersebut dilaksanakan diinstalasi kamar mayat rumah sakit Bhayangkara Medan, Jumat (27/3/2020).

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria tanpa identitas dalam keadaan telungkup ditemukan tewas di bawah jembatan Sungai Belumei Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa.

Penemuan itu diketahui setelah adanya laporan seorang wanita pedagang kaki lima bernama Rahmasari (45), warga Dusun 3 Gang Damar Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Keluarga korban. (man)

Dari wanita yang berusia hampir separuh abad itu pula diketahui bahwa korban masih memiliki keluarga dan mengabarkan kepada pihak keluarga. Selain itu Rahmasari juga memberitahukan kepada Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang jika jasad korban akan dijemput oleh keluarganya.

Dari pihak keluarga diketahui bahwa korban seoang laki-laki dengan bernama Rahmat Samuel Samosir, dan oleh pihak keluarga atas nama Johanes Zulpernando melaksanakan serah terima dan menerima jenazah korban dari Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang bertempat di Instalasi Kamar Mayat/Ruang Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Melalui Johanes Zulpernandi pihak keluarga menyatakan tidak keberatan atas kematian korban dan pihak keluarga juga menyatakan keberatan untuk dilakukannya otopsi terhadap jenazah korban.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Yemi Mandagi, SIK saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Sawangin, SH membenarkan bahwa jenazah pria tanpa identitas yang diketahui bernama Rahmat Samuel Samosir sudah dijemput pihak keluarga

“Benar, pada Jumat (27/3/2020) jasad korban dijemput pihak keluarga dengan terlebih dulu melaksanakan serah terima jenazah dengan penyidik kita, dan secara keseluruhan pihak keluarga tidak keberatan atas apa yang menimpa dan terjadi pada korban, dan juga pihak keluarga tidak mengizinkan dilakukannya otopsi kepada jenazah korban, semua tertuang pada Berita Acara Serah Terima yang kita buat,” ujar AKP Sawangin SH. (man)

Mungkin Anda juga menyukai