Minta Antar, Sepeda Motor Dilarikan, Diteriaki Maling, 2 Tersangka Curanmor Terpental ke Aspal, 1 Tewas, 1 Sekarat, 1 Kabur

Salah satu pelaku di lokasi kejadian. (Ist/man)

Deli Serdang (medanbicara.com)-Dua tersangka pencuri sepeda motor (curanmor) jatuh dari sepeda motor yang mereka tunggangi karena panik dikejar warga, di Jalan Tirta Deli, Perumahan Alam Hijau, Desa Tanjungmorawa A, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Minggu dini hari (9/8), jam 02.30 WIB.

Keduanya adalah Herianto (18) dan Gulit Silalahi (30). Gulit silalahi (30), warga Jalan Pertahanan Gang Persatuan Dusun I, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak tewas setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Grand Medistra, Lubuk Pakam, karena mengalami luka akibat terjatuh ke aspal, Minggu (9/8/2020) sekira pukul 17.30 Wib.

Sedangkan kawannya bernama Herianto (18), warga Jalan Pertahanan, Gang Rukun Dusun I, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Grand Medistra Lubuk Pakam.

Sedangkan seorang lagi bernama Frans Simamora (25), warga Jalan Pertahanan Dusun 6, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, tepatnya Gang di depan Kantor Camat Patumbak masih dicari polisi karena berhasil melarikan diri.

Informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi Minggu (9/8/2020) sekira pukul 02.30. Korban Pandi Mahadi (28), warga Jalan Percut Sei Tuan, Kelurahan Syahmat, Kecamatan Lubuk Pakam bertemu dengan ketiga terduga pelaku yang berada di SPBU Tanjung Morawa.

Lalu ketiga pelaku minta tolong kepada korban supaya diantarkan ke Jalan Tirta Deli Perumahan Alam Hijau dengan menggunakan sepedamotor korban.

Satu orang pelaku bernama Frans Simamora membawa sepedamotor korban dan korban ikut dibonceng oleh pelaku. Sedang dua orang pelaku lainnya mengikuti dari belakang dengan mengendarai vega-R BK 1202 GS warna hitam.

Tiba di depan pos satpam Perumahan Alam Hijau, korban turun dari boncengan dan pelaku tancap gas, sehingga korban teriak maling. Masyarakat yang mendengar langsung mengejar dan 2 orang kawan pelaku yang berboncengan Gulit Silalahi dan Herianto jatuh, sehingga mengalami luka. Sedangkn sepedamtor Honda Supra X 125 milik korban berhasil dilarikan Frans Simamora.

Pada pukul 03.30 Wib, Gulit Silalahi dan Herianto yang terjatuh langsung dilarikan ke RS Grand Medistra Lubuk Pakam oleh personel piket Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang dan dijaga oleh dua orang anggota Unit Reskrim Polsek.

Sekira pukul 05.00 WIB keluarga dari kedua pelaku datang ke RS Grandmedistra untuk menjenguk. Minggu (9/8/2020) sekira pukul 17.30 Wib, Gulit Silalahi meninggal dunia karena luka di kepala akibat terjatuh membentur aspal.

Kapolsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang, AKP Sawangin SH membenarkan Gulit Silalahi meninggal dunia di rumah sakit akibat luka di bagian kepala belakang dan luka di bagian wajah. (man)

Mungkin Anda juga menyukai