Oalah… 2 Maling Gasak Ikan Cupang Tetangga, Terciduk Langsung Dimassa

Kedua tersangka saat diamankan. (Ist/man)

Deli Serdang (medanbicara.com)-Dua maling babak belur dihajar masa setelah ketahuan mencuri ikan di lokasi peternakan ikan cupang, di Dusun I Desa Dalu X B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang Senin, (20/7/2020).

Kedua maling itu adalah Yadi (25) dan Nasrun (20), warga Desa Dalu XB dan Desa Dalu XA, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Meski rumah keduanya masih dekat dengan rumah korban pencurian, namun saat itu mereka tidak ada rasa segan untuk melakukan pencurian.

Iwan (45) yang menjadi korban pencurian menceritakan, pencurian yang dilakukan keduanya terpantau sekira pukul 02.10 WIB. Saat itu ia dan lima orang warga lainnya sedang berada di luar rumah untuk melakukan jaga malam. Disebut kalau lokasi pemukiman mereka sering terjadi pencurian.

“Ternak ikan ku saja sudah empat kali hilang. Inilah kejadian terakhir. Di sini sering kemalingan ada yang hilang handpone dari jendela dan ini sudah sering terjadi. Dua pekan lalu tetangga pun kehilangan hp yang diletakkan di atas kulkas. Itu pelakunya enggak jelas tapi sempat kami intip dan kejar tapi tidak dapat. Hari ini karena sudah kami kepung makanya dapat mereka,”ujar Iwan.

Ayah tiga anak ini menyebut tidak menyangka kalau pelaku yang mencuri ikannya masih tergolong tetangga. Disebut kalau sekitar 4 hari sebelumnya Yadi sempat mendatangi peternakannya dan pura-pura bertanya. Karena datangnya siang hari Iwan pun menyebut meladeni dan menjawab apa-apa yang ditanyakan oleh Yadi.

“Aku enggak tau rupanya dia mau menggambar situasi rupanya. Waktu dia datang itu ya ditanyanya ternak ikan apa bang? Ya kujelaskan dan dibilangnya kalau dia pun memelihara. Ya kami shering lah saat itu tapi rupanya seperti ini dia,” kata Iwan.

Sementara itu Indra (33), warga lainnya menceritakan awalnya yang mendekati lokasi peternakan, pelaku yang memakai baju merah bernama Nasrun. Disebut setelah memantau situasi sekitar 3 menit Nasrun pun kemudian memanggil rekannya Yadi yang sembunyi dari balik pepohonan agar dapat mendekat dengannya.
Karena tampak tenang banyak warga yang menduga kalau pelaku sudah berulang-ulang melakukan pencurian di sekitar lokasi.

“Memang kami pantau beberapa malam ini. Baru sekitar 10 menit kami berbagi tugas untuk jaga muncul dua maling ini. Ada 6 orang yang jaga malam saat itu, cuma supaya berhasil ditangkap terpaksa aku hubungi tetangga yang masih di rumah agar keluar ikut melakukan pengepungan. Itulah sudah tiga orang yang ditelponi untuk keluar jumlah kami pun makin banyak dan kami kepung lah dia,” kata Indra.

Sekira pukul 03.00 WIB pihak Polsek Tanjung Morawa pun menjemput dua orang pelaku yang sudah ditangkap oleh warga.

Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Sawangin Manurung menyebut kalau hingga pukul 10.00 WIB korban belum membuat laporan ke Polsek.

“Ya kalau tidak membuat LP ya kita lepas lah apa dasar kita menahan mereka. Ya kalau enggak ada juga besok kita lepas kan lah. Kalau barang buktinya sudah ada ikan cupang sekitar 15 ekor. Nilainya jugakan dibawah Rp 2,5 juta enggak bisa kita tahan karena ada Perma,” kata Sawangin.

Sementara itu Kades Dalu XB, Wantoro membenarkan kalau warganya banyak yang resah dengan aksi-aksi pencurian belakangan ini. Bahkan ia mengaku kalau dirinya sendiri pun sempat menjadi korban kejahatan.
“Ya saya sendiri hilang handpone sebelum puasa lalu. Ya resah lah tentu di sini karena banyak yang hilang. Kita juga kecewa karena rupanya pelakunya juga masih warga sini. Makanya tadi dibuat pertemuan mediasi antara keluarga pelaku dan korban,”kata Wantoro. (man)

Mungkin Anda juga menyukai