Padi Terendam Banjir, Warga Minta Toke Jangan Cari Kesempatan

Deli Serdang (medanbicara.com) – Banjir juga merendam rumah warga di Lingkungan I Kelurahan Paluh Kemiri Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang, Kamis (18/8/2022) sekira pukul 23.00 wib.

Informasi diperoleh, selain menggenangi rumah waga, tingginya curah hujan mengakibatkan air sungai di Kelurahan Paluh Kemiri makin tinggi merendam padi milik warga yang sepekan lagi dipanen. “Anak bebek pun terpaksa dinaikkan kelokasi lebih tinggi karena dikhawatirkan jika banjir makin besar, anak bebek bisa saja terbawa arus sungai,” sebut Sibarani (66).

Sibarani meminta kepada pemerintah untuk mengawasi harga padi disaat musim panen nantinya. Karena jika air pun surut, maka bekas tanah atau lumpur akan menempel pada padi. Tentunya hal ini akan mempengaruhi harga padi disaat panen. Karena toke padi akan mencari kesempatan dengan menurunkan harga padi dengan alasan jika padi banyak lumpur atau tanah, padahal walaupun ada lumpu atau tanah menempel di padi namun tak mempengaruhi isi didalamnya.

Ditambahkan Sibarani, dirinya.pun terpaksa siaga dengan menahankan ngantuk karena khawatir jika ia dan keluarganya terlelap tidur maka air makin meninggi masuk kedalam rumah. “Anak bebek saja terpaksa kami buat tempatnya dan ditempatkan dilokasi lebih tinggi. Karena kalau sudah banjir, dikhawatirkan ternak itu terbawa arus sungau,” ujarnya. (man)

Mungkin Anda juga menyukai