Puluhan Masyarakat Desa Perdamean Demo ke Kantor Bupati Deli Serdang, Tolak Kades Terpilih Dilantik dan Memimpin Desa

Deli Serdang (medanbicara.com) – Puluhan warga Desa Perdamean, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang melakukan aksi demo damai ke Kantor Bupati Deli Serdang, Kamis (19/5/2022) sekira pukul 09.50 Wib. Warga menolak pelantikan Kepala Desa (Kades) terpilih THS (52) dan memimpin Desa Perdamean. Penolakan itu karena THS diduga selingkuh dengan JS (44), yang masih berstatus istri sah dari HS (53) Sekretaris BPD Perdamean.

Sebanyak 15 perwakilan masyarakat diterima Asisten I Pemkab Deli Serdang Drs Citra Effendi Capah MSP, Kadis PMD Deli Serdang Khairul Azman,SSP.M.AP, Kabid PMD Kabupaten Deli Serdang TM Yahya. 

Warga pun menyampaikan berbagai aspirasi seperti Robi Nelson Sitorus menyampaikan kepada Asisten I adanya dugaan tindakan perzinahan yang dilakukan oleh Kades (Incumbent) terpilih pilkades serentak gelombang pertama tahun 2022. “Pelapor sudah melaporkan ke kepolisian tanggal 24 April 2022 walaupun itu masih sebatas konseling. Kenapa pihak kepolisian masih dilakukan konseling,” katanya.

“Kami telah mengirimkan surat keberatan kepada Kemendagri, Gubsu, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD Deli Serdang, Inspektorat, Dinas PMD Deli Serdang, serta Polsek Tanjung Morawa. Kami menginginkan Kepala Desa Perdamaian agar tidak dilantik pada tanggal 20 Mei 2022,” sebutnya

Suryati, warga Dusun II Desa Perdamaian Kecamatan Tanjung Morawa menegaskan jika dia tidak menginginkan Kepala Desa THS menjabat dan memimpin kembali. 

Sedangkan Irfan Tarigan warga Dusun III Desa Perdamaian Kecamatan Tanjung Merawa meminta keseriusan dalam permasalahan perzinahan  yang dilakukan oleh Kepala Desa Perdamaian dengan istri dari anggota BPD Desa Perdamaian Kecamatan Tanjung Morawa. 

Fitri, warga Dusun IV Desa Perdamaian Kecamatan Tanjung Morawa meminta kepada pihak terkait agar THS tidak memimpin kembali. “Kami selaku ibu-ibu apabila mengurus surat – surat suami kami nanti akan marah, sehubungan Kadesnya diduga telah melakukan perzinahan dan perselingkuhan,” ungkapnya

Sulastri, warga Dusun IV Desa Perdamaian Kecamatan Tanjung Morawa mengatakan Kades tidak ada pernah membersihkan parit, sedangkan parit lain bersih. “Ibu PKK yang tua-tua telah diberhentikan dan telah diangkatiIbu PKK yang baru dan masih muda-muda dan cantik-cantik. 

Menanggapi aspiras warga Desa Perdamean Kecamatan Tanjung Morawa, Asisten I Pemkab Deli Serdang, Drs Citra Effendi Capah M. SP, menyampaikan terimakasih atas aspirasi yang disampaikan. 

“Kami akan serius dan saat ini telah didampingi Kadis PMD dan Kabid PMD Deli Serdang, setuju tidak setuju itu sudah diatur sesuai dengan regulasi tahapan pilkades serentak gelombang pertama tahun 2022. Siapa yang dipilih oleh rakyat itulah yang akan diproses dan Pilkades adalah Demokrasi rakyat walaupun itu selisih 1 suara dan siapa suara terbanyak itulah pemenangnya. Semua bapak/ibu yang sampaikan kepada kami telah menjadi bahan pertimbangan kami dan pertimbangan tersebut ada ketentuannya, bila secara hukum sudah incraht atau berkekuatan hukum akan kami lakukan pemberhentian,” sebutnya.

Sekitar pukul 11.48 Wib, mediasi elemen masyarakat Desa Perdamean Kecamatan Tanjung Morawa di ruang staf ahli Pemkab Deli Serdang selesai dan situasi aman kondusif. (man)

Mungkin Anda juga menyukai