Terungkap! Motif Penikaman Anggota TNI Gara-gara Sepele, Ini Pengakuan Tersangka…

BS (duduk) saat diamankan tim gabungan Polres Deli Serdang dan Polsek Galang. (ist)

DELISERDANG (medanbicara.com)-Matif penikaman Serda Budi Handoko Sihombing (BHS) (38), anggota Koramil Gunung Meriah dan temannya Joni Siagian (JS) (35), keduanya warga Desa Jaharun B Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang yang ditikam Bambang Suhendro (BS) (38) dan Gagap (G) (30), di Kafe Ira, di Dusun I Desa Tanah Abang Kecamatan Galang, Selasa (2/7/2019) sekira pukul 00.30 wib lalu, terungkap.

Kepada sejumlah wartawan di Mapolres Deli Serdang, Senin (29/7/2019), tersangka BS mengaku penikaman itu diawali saat salah seorang teman korban bersenggolan dengan G.

Akibat senggolan itu, teman korban tersinggung sehingga membangunkan Serda BHS yang saat itu sedang tidur. Mendengar temannya disenggol oleh kawannya BS, pertengkaran pun terjadi. Melihat situasi yang mulai memanas itu, BS mencoba melerainya.
Namun justru BHS memukul BS. Tak terima, BS pun membalas memukul BHS dan menikamnya. "Siapa yang mau dipukul bang, aku mencoba melerai tapi malah dipukul BHS," sebutnya.

Meski merasa dirinya tidak salah, tapi BS sangat menyesal dengan kejadian itu karena telah menyeretnya ke penjara. Melalui media massa, BS pun menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban.

"Seringnya kami satu meja dengan korban itu bang, karena terus dipukulnya makanya aku melawan," sebutnya.

Sementara itu informasi tambahan yang berhasil dihimpun, untuk menangkap BS Unit Jahtantas Sat Reskrim Polres Deli Serdang dan Polsek Galang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Galang Iptu D Manalu SH melakukan penyelidikan di Pekanbaru selama 6 hari.

Berhasil menangkap BS, tim gabungan berniat mau melakukan pengembangan ke daerah Jambi untuk mengejar G namun tak berhasil. Karena G telah melarikan diri dari tempat persembunyiannya.

Kasat Reskrim Polres Deli Serdang, AKP Bayu Putra Samara SIk ketika dikknfirmasi menyebutkan pihaknya masih melakukan pengembangan. (man)

Mungkin Anda juga menyukai