Astagfirullah! Ketua MUI Labura Tewas Dibacok, Jenazahnya Sujud Bersimbah Darah di Dalam Parit

Facebook

AEKKANOPAN (medanbicara.com)- Masyarakat Labuhanbatu Utara geger. Pasalnya, Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Labuhanbatu Utara, Drs H Aminurrasyid Aruan tewas dibacok, Selasa (27/07/2021) sore. Kejadian terjadi di Dusun Panjangbidang, Kelurahan Guntingsaga, Kecamatan Kualuhselatan. Video pembacokan tersebut tersebut viral di media sosial. Astagfirullah!

Dilihat wartawan, Ustaz Aminnur Rasyid diserang saat sedang mengendarai sepeda motornya. Akibat serangan tersebut, tubuhnya sampai terperosok ke dalam parit dalam posisi bersujud. Selain itu, pergelangan tangan korban putus.

Dalam rekaman video, saksi mata di lokasi kejadian menyebut pelaku pembacokan telah melarikan diri. Pelaku disebut-sebut berinisial A.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembacokan ini bermula dari teguran Ustaz Aminnur Rasyid kepada A. A dicurigai telah mencuri buah sawit dari kebun milik korban.

Teguran ini diduga membuat A tidak terima hingga akhirnya menyerang Ustaz Aminnur Rasyid saat sedang berkendara pulang dari kebun sawitnya.

“Ya, sedang ditangani. Pelakunya sedang diburu inisial A, ya,” kata Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Sahrial Sirait kepada wartawan, Selasa (27/7/2021).

Sahrial mengatakan peristiwa tersebut terjadi di Gunting Saga pada Selasa (27/7) sore, sekitar pukul 18.00 WIB. Mengenai motifnya, Sahrial mengatakan masih dalam penyelidikan.

Meninggalnya sosok ulama yang dikenal ramah dan bertutur kata lembut tersebut sontak mengejutkan masyarakat di Tanah Basimpul Kuat Babontuk Elok itu. Bupati Labura, Hendriyanto Sitorus SE MM dan Wakil Bupati H Samsul Tanjung ST MH juga menyampaikan ucapan duka atas wafatnya almarhum.

Hingga berita dikirimkan ke redaksi, jenazah masih berada di RSUD Aekkanopan. Sementara di kediaman almarhum di Aekkanopan, masyarakat sudah padat menanti kedatangan jenazah almarhum.

Bupati Labura meminta aparat penegak hukum untuk menyelidiki dan menangani kasus itu. Sementara kepada masyarakat diimbau agar dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan anarkis.

Ia meminta masyarakat agar mempercayakan penanganan masalah tersebut kepada pihak berwajib.

Informasi terakhir menyebutkan bahwa pelaku pembacokan sudah berhasil diamankan pihak berwajib. Saat penangkapan, petugas bekerja eksta keras mencegah warga bertindak main hakim sendiri. (dtc/ant)

Mungkin Anda juga menyukai