Rumah Permanen Terbakar di Siantar

SIANTAR (medanbicara.com)-Satu unit rumah permanen milik Marta Baringin Simanjuntak (52), di Jalan Nanggar Suasa Ujung, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar  hangus terbakar, Sabtu (26/3/2022) sekira pukul 19.30 Wib.

Beruntung kebakaran yang menghanguskan seluruh bagian rumah tersebut, tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka karena pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri.

Informasi yang dihimpun, warga yang berada di sekitar lokasi sempat mencoba untuk memadamkan kobaran api dengan alat seadanya. Di dalam rumah yang terbakar, terlihat sejumlah sepeda motor, barang elektronik dan surat-surat berharga yang hangus tak tersisa karena tidak berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Kata pemilik rumah, marga Simanjuntak mengatakan, sebelum api menghanguskan rumahnya, dia sedang berada di dalam rumah, waktu itu saat  makan malam, di dalam rumah.

Tidak berlangsung lama saat makam malam, kemudian dia melihat kepulan asap tebal hitam dan kobaran api muncul dari bagian kamar utama rumahnya.

“Tanpa pikir panjang setelah warga melihat kobaran api yang sangat besar, spontan warga berlarian ke rumah yang berpagar besi ke tempat kebakaran mencoba memadamkan kobaran api dengan alat seadanya,” kata seorang warga marga Manalu (48).

Ia mengungkapkan, dengan sangat cepat api langsung besar dan menghanguskan seluruh bagian rumah termasuk barang-barang berharga yang berada di dalam rumah itu.

“Semua barang seperti TV, kulkas, barang elektronik lain serta surat-surat berharga habis semua, yang tinggal itu kek nya  hanya baju di badan saja, dan saat ini pemilik rumah masih mengungsi ke rumah kerabatnya,” ungkapnya.

Sementara kepada pihak kepolisian Martan Baringin Simanjuntak (52), pemilik rumah mengatakan, kobaran api disertai kepulan asap hitam awalnya terlihat berada di ruang kamar utama, lalu ke seluruh bagian rumah.

Pada saat kejadian secara spontan langsung berteriak minta tolong kepada warga dan membawa istrinya yang berada di dalam rumah untuk keluar menyelamatkan diri.

“Tidak berlangsung lama, kemudian setelah warga menghubungi pemadam kebakaran (damkar), sekira pukul 21.00 Wib, api dapat dipadamkan,” kata Kapolsek Siantar Utara.

“Penyebab kebakaran dugaan sementara api bersumber dari arus pendek (korsleting listrik) di ruangan kamar utama, dan korban mengalami kerugian sekitar Rp 75.000.000,” kata Kapolsek Siantar Utara AKP M Ritonga, Minggu (27/3/2022) sore.

Terpisah Kasi Ops Damkar Siantar Remaja Ginting mengatakan, pihaknya  mengerahkan sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran (damkar), dengan  kekuatan 20 personel, untuk  memadamkan kobaran api.

Remaja Ginting juga mengatakan pihaknya (Damkar) Siantar, sempat mengalami kesulitan menuju kelokasi kebakaran.

“Kejadian pukul 19.30 Wib. Akses menuju TKP sangat sulit, sehingga Damkar Siantar, mutar-mutar mencari jalan yang bisa di lalui, dan api dapat di padamkan beberapa waktu kemudian, dan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran, namun kerugian material diperkirakan puluh juta rupiah,” sebut Kasi Ops Damkar Siantar Remaja Ginting, Minggu (27/3/2022) sore. (ray)

Mungkin Anda juga menyukai