Siantar Heboh Tas Ransel Bertuliskan “Awas Bom”, Ternyata Berisi Pecahan Batu Berlapis Keramik

Ant/Ist

PEMATANGSIANTAR (medanbicara.com)- Kota Pematangsiantar dihebohkan temuan tas ransel bertuliskan “Awas Bom” di seputaran tempat wisata hunian hewan, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Senin (30/8).

Tas itu ditaruh di sebatang besi yang ada di persimpangan Jalan MH Sitorus – Jalan Gunung Simanuk-manuk.

Penjual gorengan molen, biasa mangkal di persimpangan jalan tersebut, orang yang melihat tas mencurigakan itu dan melaporkan ke Posko PPKM di Bundaran Adipura, Jalan MH Sitorus-Jalan Gereja.

Kapolres Pematangsiantar, AKBP Boy Sutan B Siregar pun melaporkan temuan itu ke Tim Jibom Gegana Polda Sumut. Pihak kepolisian setempat telah mengamankan atau mensterilkan sekitaran lokasi temuan dengan pita kuning bertuliskan police line.

Kepala Polres Pematangsiantar, AKBP Boy Binanga Siregar mengatakan, tas bertuliskan “Awas Bom” itu pertama kali ditemukan pedagang di sana yang selanjutnya dilaporkan ke polisi.

Atas laporan itu, kata dia, petugas Polres Pematangsiantar langsung membebaskan lokasi penemuan tas mencurigakan itu dari orang-orang demi keselamatan mereka. “Kami lakukan sterilisasi agar warga tidak berkerumun,” katanya.

Benda itu diketahui setelah Tim Jibom Gegana Polda Sumut mengamankan tas ransel dan mengeluarkan isinya, Senin (30/8) sore.

Tim penjinak bom dari Gegana Brimob Polda Sumatera Utara pun memeriksa isi tas tersebut. Di dalam tas ransel bertuliskan “Awas Bom” itu ternyata berisi pecahan batu berlapis keramik putih.

Kapolres Pematangsiantar. AKBP Boy Sutan Binanga Siregar kepada wartawan mengatakan, tas bukan berisi bahan peledak.

Begitu pun, pihaknya tetap melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku yang menaruh tas tersebut. (ant)

Mungkin Anda juga menyukai