Ini Tampang 3 Anggota Geng Motor yang Habisi Warga Medan Labuhan

MEDAN (medanbicara.com)- Tim gabungan dari Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Utara dan Satreskrim Polres Belawan berhasil meringkus 3 orang komplotan genk motor yang melakukan penyerangan terhadap satu keluarga di Medan Labuhan. Dalam kasus ini, sang suami bernama Retno, warga Sei Mati, Medan Labuhan tewas dengan kondisi luka senjata tajam pada bagian dada kiri dan keningnya.

Menurut Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan bahwa tim Jatanras Polda Sumatera Utara dan Satreskrim Polres Belawan sedang memburu pelaku lainnya.

“Ada 3 pelaku berhasil diamankan dalam waktu 6 jam diantaranya bernama Ayub Pulungan, Warga Jalan Jawa, Gang 2 Belawan, Azhari, warga Pajak Baru Belawan dan Abdul Salam, Warga Jalan Aku Belawan,” ucap Kabid Humas, Kamis (21/4).

Sebelumnya diberitakan, entah apa sebabnya kekerasan dan aksi geng motor di Medan Labuhan sering terjadi, beberapa waktu lalu, masih segar dalam ingatan seorang remaja bernama Radja Jaya Wardhana, remaja berumur 22 tahun, warga pasar 10, Marelan ini nyaris tewas dibacok oleh gerombolan geng motor yang mengakibatkan tangan dan kaki kanannya nyaris putus dan harus dioperasi di salah satu rumah sakit swasta di Jalan Bilal Medan.

Kini aksi brutal dan sangat meresahkan warga masyarakat di bulan Ramadhan, kawanan genk motor tersebut kembali mengganas di Wilayah Hukum (Wilkum) Polres Pelabuhan Belawan, tepatnya di Jalan Yos Sudarso, Simpang Kantor Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (20/4/2022) sekira pukul 23.48 WIB.

Dalam video di media sosial Facebook yang dibagikan oleh akun Narti Situmeang, sebanyak 30 orang kawanan geng motor masing-masing membawa senjata tajam jenis kelewang menyerang warga masyarakat yang tak bersalah.

“Kejadian di Simpang Kantor arah Sei Mati, kejadian Jam 00.00 WIB, baru saja,” tulis Narti Situmeang di laman kronologi facebooknya.

Salah satu Begal Belawan yang diringkus Polsek Belawan terkait kasus penyerangan dan pembunuhan warga Medan Labuhan, Kamis (21/4/2022) dini hari terkenal garang dan kejam. Begitu ditangkap polisi, begal yang di dalam penjara mewek dan bawa-bawa mamaknya.

“Kau yang bawa kelewang itu kan?” tanya seseorang di luar jeruji besi.

Eh si begal malah meminta polisi nanyak ke mamaknya. “Bukan awak bang, sumpah awak, tanya mamak awak,” ucap si begal memelas. (mco)

Mungkin Anda juga menyukai