Jual Motor Curian Kok Sama Polisi, Ini Akibatnya…

Ilustrasi (nusabali.com)

MEDAN (medanbicara.com)- Nanda Telambanua harus berurusan dengan polisi. Warga Jl Karya Bakti, Medan Tembung itu ditangkap polisi karena menjual kereta hasil curiannya kepada petugas Polsek Helvetia yang menyamar menjadi pembeli.

Nanda ditangkap di Jl Kapten Muslim, Medan Helvetia, bersama barang bukti sepeda motor Yamaha Vega R BM 5348 RK, Selasa (24/4/2018).

Informasi yang dihimpun, penangkapan itu bermula dari laporan Yoni Prima Sibagari, warga Jl Budi Luhur, Medan Helvetia dengan Nomor: LP/295/IV/2018/SU/Restabes Medan/Sektor Medan Helvetia 20 April 2018 lalu. Saat itu, korban yang hendak ke Pasar Sei Sekambing menitipkan sepeda motornya di kos temannya di Jl Jawa, Kec Medan Helvetia.

Usai berbelanja, korban pun terkejut lantaran tak menemukan sepeda motornya terparkir di halaman kos-kosan. Seketika, korban langsung memberitahu orangtuanya sebelum melaporkannya ke Polsek Helvetia.

"Setelah kita terima laporan korban, petugas kita turun ke lokasi melakukan pengecekan. Selanjutnya kita lidik pelakunya," ucap Kapolsek Helvetia, Kompol Trilla Murni, melalui Panit I Reskrim Helvetia, Ipda S Sebayang.

Dikatakan mantan Panit Reskrim Delitua itu, sekitar empat hari melakukan lidik terhadap pelaku, pihaknya pun mendapat informasi akan adanya orang menjual sepeda motor jenis Yamaha Vega R. Selanjutnya pihaknya menyamar menjadi pembeli.

"Setelah sepakat, petugas kita dan pelaku bertemu di kawasan Kapten Muslim. Setelah terjadi transaksi, pelaku langsung kita bekuk. Setelah dilakukan pengecekan bersama korbannya, sepeda motor tersebut benar milik korban," jelas Sebayang.

Dikatakan Sebayang, dari hasil pemeriksaan, tersangka juga mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor di Jl Jawa sesuai lokasi korban mengalami pencurian.

"Untuk saat ini pelaku masih kita periksa dan kembangkan lagi kasusnya. Tersangka kita jerat Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," tutup Sebayang. (pom/dli)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai