Ilustrasi judi togel
Loading...

RANTAUPRAPAT (medanbicara.com)- Judi togel merajalela di wilayah Polres Labuhanbatu. Hal itu membuat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Labuhanbatu angkat bicara.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Labuhanbatu, H Darwis Lc saat dikonfirmasi wartawan meminta aparat penegak hukum lebih tegas lagi dalam penanganan judi togel yang kian hari semakin merajalela di Labuhanbatu.

“Beberapa hari ini banyaknya berita penangkapan yang telah dilakukan Satreskrim Polres Labuhanbatu terhadap pelaku jurtul togel. Harus lebih maksimal lagi jangan juru tulisnya saja yang ditangkap bandar besar sebagai pemodal harus yang utama juga ditangkap,” tegas Ketua MUI.

Judi togel begitu menjadi daya minat masyarakat karena menjanjikan mimpi hasil yang berlipat ganda. Hanya dengan bermodal Rp1.000 bisa dapat Rp70.000 dari angka pasangan. Pemasang hanya menunggu waktu dan keberuntungan dari angka yang dipasang/

“Perbuatan itu tetap melanggar hukum yang berlaku di negara kita.
Maka dari itu kepada aparat penegak hukum agar lebih cepat mengusut tuntas siapa bandar judi togel yang tidak pernah tertangkap,” tegas H Darwis Lc.

Sebelumnya, tersangka jurtul togel, Muhammad Efendi ditangkap di kediamannya, di Padang Matinggi, Rantauprapat, Jumat (13/9/2019) sekira pukul 21.15 WIB. Petugas menemukan barang bukti 1 HP merek Oppo berwarna hitam, uang sebesar Rp375.000, 1 pulpen dan 1 lembar kertas bertuliskan angka pasangan judi Kim (Hongkong). Kepada petugas tersangka mengaku menjual togel Hongkong sejak sekira 2 bulan yang lalu.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Jama Kita Purba melalui Kanit Resum, Ipda Gunawan Sinurat membenarkan penangkapan penulis togel Hongkong tersebut. (syah/bud)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY