Kampung Inggris Labuhan Batu Gelar Olimpiade Bahasa Inggris, Ini Jumlah Peserta dan Tujuannya…

LABUHANBATU (medanbicara.com)-I’m English Course atau yang sering disebut dengan Kampung Inggris Labuhan Batu mengadakan acara Olimpiade Bahasa Inggris, di Gedung Olahraga Rantauprapat, Minggu (24/11/2019). Peserta Olimpiade itu dihadiri lebih kurang 300 peserta yang diikuti dari beberapa sekolah di Labuhanbatu.

Acara yang dimulai pukul 8.00 WIB pagi itu diisi dengan registrasi ulang peserta dan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Selanjutnya pada pukul 09.00 WIB para peserta dipersilakan masuk ke dalam gedung dan diajak untuk bersama-sama mengisi acara ice breaking dengan tujuan sedikit mengurangi rasa gugup yang mungkin timbul saat menghadapi proses ujian.

”Hal ini kami tambahkan ke dalam sesi acara yang mungkin belum biasa kita lakukan, agar anak-anak dapat lebih santai menjawab soal-soal di hadapan mereka,” Kata Dani Ramadhan, koordinator pengurus I’am English Course yang berlokasi di seputaran Jalan Khairil Anwar Rantaprapat itu.

Sekitar pukul 10.30 WIB seluruh peserta yang berjumlah sekitar 400-an siswa yang berasal dari Labuhan Batu Raya yakni Kabupaten Labuhan Batu Utara, Kabupaten Labuhan Batu Selatan dan Labuhan Batu duduk di lokasi ujian yang telah disiapkan panitia dan menunggu aba-aba. Setelah siap, aba-aba diberikan dan seluruh peserta olimpiade mulai mengerjakan soal-soal. Dan pada akhirnya sekitar pukul 12.00 WIB waktu berakhir dan peserta meninggalkan lokasi ujian dan berfoto bersama di foto booth yang telah disediakan panitia.

Selanjutnya, dalam keterangan persnya, Dani Ramadhan kembali menuturkan bahwa acara ini merupakan salah satu program dari banyak program yang akan ditawarkan oleh I’m English Course yang dikordinirnya dalam usaha menambah gairah dalam penguasaan Bahasa Inggris di kalangan murid, pelajar dan siswa se Labuhan Batu Raya.

“Ke depan kami akan mencoba kembali membuat program seperti story telling, speech dan debating. Dan akan kita langsungkan secara regular. Sebab seperti yang kita ketahui hal tersebut merupakan standar yang harus dimiliki seseorang dalam persaingan global yang semakin ketat,” tambahnya lagi.

Beberapa peserta yang sempat ditanyai bahkan menyatakan antusiasmenya dengan meminta agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara regular untuk membantu mengukur kemampuan mereka. Seperti Risma Ananda yang berasal dari SMK Ki Hajar Dewantara Kota Pinang Labuhan Batu Selatan mengatakan, bahwa dengan mengikuti acara seperti ini mereka dapat mengetehui di bagian mana keahliannya serta menambah pengalaman. Bahkan mereka juga menambahkan pentingnya Bahasa Inggris di masa sekarang karena semua pelajaran berisi konten Bahasa Inggris.

”Kami ingin agar acara seperti ini dapat membantu kami untuk lebih menguasai Bahasa Inggris,” tandasnya.

Dani, Direktur Kampung English mengtakan, I’m English menggunakan metode Communicatif (Vocabulary–Grammar – Speaking) dengan kejaran yang utama kemampuan berbicara atau Speaking.

“Kami menggunakan metode tersebut karena metode tersebut sudah terbukti mampu membuat siswa lebih cepat dalam penguasaan materi Bahasa Inggris. Kami bukan tidak menyadari beberapa bahwa siswa kami masih terlambat dalam penguasaan materi, namun kami akan terus berinovasi dalam memperkaya metode pengajaran kami. Kami datang dan bekerja untuk mencoba memberikan Pengetahuan berbahasa English dan lebih banyak pilihan kepada para anak bangsa dalam memahami potensi dan pilihan mereka dalam mencapai cita-cita mereka,” tutupnya. (bud)

Loading...

Mungkin Anda juga menyukai