Pelaku yang Habisi 2 Wartawan di Labuhanbatu Masih Misterius, Polisi Minta Waktu Untuk Mengungkapnya

Jenazah Maraden di RSUD Djasamen Saragih Siantar. (smt/mdc)

RANTAUPRAPAT (medanbicara.com) – Kepolisian Resor Labuhanbatu terus melakukan penyelidikan dan memburu pelaku pembunuhan sadis dua orang pria di perkebunan kelapa sawit PT Sei Ali Berombang/Koperasi Serba Usaha Amelia Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir.

Kapolres Labuhanbatu AKBP. Agus Darojat ketika dihubungi wartawan, Jumat (1/11/2019) siang, mengatakan masih mendalami kasus pembunuhan ini dengan meminta keterangan saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti.

Pihaknya juga meminta waktu untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan sadis yang menewaskan warga Labuhanbatu ini. “Masih di selidiki kasus pembunuhan ini. Belum ada nama-nama pelaku yang dikantongi dan dicurigai,” katanya.

Dua orang korban pembunuhan bernama Maraden Sianipar (55) warga Jalan Gajah Mada, Rantauprapat Kecamatan Rantau Utara dan Martua Siregar (42) warga Desa Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir. Mereka ditemukan tewas dengan kondisi tubuh memprihatinkan di areal selokan perkebunan kelapa sawit yang PT SAB/KSU Amelia, Kabupaten Labuhanbatu.

Korban tewas akibat luka sabetan senjata tajam di kepala, badan, lengan, punggung, dada dan bagian perut. Masing-masing korban Maraden Sianipar ditemukan, Rabu (30/10) malam sekira pukul 16.00 WIB, sedangkan rekannya Maratua Siregar ditemukan, Kamis (31/10) sekira pukul 10.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebelum kejadian, Selasa (29/10) sekira pukul 17.00 WIB, korban Maraden Sianipar meminjam sepeda motor milik Burhan Nasution bersama Maratua Siregar pergi menuju perkebunan kelapa sawit milik PT SAB/KSU Amalia yang masih bersengketa dengan masyarakat.

Setelah ditunggu sekian lama, mereka tidak kembali dan Burhan Nasotion membuat laporan ke Polsek Panai Hilir. Selanjutnya personel Polsek Panai Hilir melakukan pencarian ke PT SAB/KSU Amelia dan menemukan jasad Maraden Sianipar dengan penuh luka bacok di sekujur tubuh di jalan perkebunan. Sementara jasad Maratua Siregar ditemukan sejauh 200 meter dari lokasi kejadian bersama barang bukti satu unit sepeda motor. (ant)

Mungkin Anda juga menyukai