Plt Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi memberikan bingkisan kepada Kader Tribina. (ist)
Loading...

RANTAUPRAPAT (medanbicara.com)-Plt Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi meminta agar kader Tribina merubah sikap dan perilaku agar bisa menjadi kader yang tangguh, karena para kader sangat berperan dalam meningkatkan ketahanan keluarga bagi keluarga yang memiliki balita, remaja dan lansia.

Dikatakan Andi Suhaimi para kader sebagai ujung tombak program pembangunan keluarga di lini lapangan bersentuhan langsung kepada masyarakat, mempunyai tugas dan tanggung jawab berat.

“Kader Tribina dituntut untuk merubah sikap dan perilaku agar menjadi kader yang berkarakter tangguh, siap memberikan pelayanan dalam prospektif tumbuh kembang anak,” Ujar Andi.

Dijelaskanya, hal itu sudah diberitahukan kepada Sekda, ke depan agar membuat outbond dengan para kepala OPD, guna menguatkan hubungan dan silaturrahmi, sehingga semua semakin kompak dalam membangun Kabupaten Labuhanbatu.

Andi menegaskan, program orang tua hebat hendaknya dapat disosialisasikan secara berkesinambungan, sehingga para orang tua yang memiliki balita dan anak remaja dapat mempersiapkan anaknya melewati periode emas, dan memahami bagaimana menjadi generasi berencana.

“Saya juga merasa bangga dengan kampung KB yang ada di Paindoan, walaupaun masih biasa, tetapi sudah 2 Kabupaten yang datang untuk study banding, ke depannya saya berharap kampung KB tersebut dapat menjadi lebih baik lagi,” ujar Andi Suhaimi.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Hj Lidyawati Harahap SPSI, MAP menyampaikan, para kader Tribina adalah mereka yang peduli kepada orang tua, balita dan para remaja melalui bina keluarga remaja sedangkan UPPKS yaitu upaya peningkatan pendapatan keluarga sejahtera.

“Kegiatan outbond yang kita lakukan hari ini bekerjasama dengan para intrukstur dari Universitas Labuhanbatu melalui pecinta alamnya bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan dan semangat para kader, saat ini kelompok remaja yang aktif hanya 12 dari 9 kecamatan, sedangkan untuk bina keluarga ada 44 kelompok,” sebut Lidyawati.

Dijelaskan Lidyawati, kelompok remaja dan bina keluarga lansia terintegrasi dengan puskesmas ramah lansia guna menciptakan lansia yang tangguh dan produktif. Beliau juga mengungkapkan, bahwa pada pencanangan IBI KB-Kes pada bulan April yang akan datang, DPPKB akan memberikan bantuan mesin jahit dan perekat listrik.

“Saat ini kami telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu guna menerbitkan izin untuk produk makanan yang dihasilkan dari kelompok Tribina maupun UPPKS, sehingga tidak menimbulkan keraguan di masyarakat yang mengkonsumsinya,” jelas Kadis PP & KB itu.

Kegiatan outbond yang diikuti sebanyak 72 orang dari 9 Kecamatan se-Labuhanbatu tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, keterampilan dan disiplin serta menjadi wadah berbagi pengalaman, untuk membentuk karakter kader yang tangguh dengan tuntutan masyarakat.

Acara kegiatan penguatan kader Tribina Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2019 itu digelar di Lapangan Gantari Bumi Outbond Jln H Adam Malik/By Pass Rantauprapat, Selasa (5/3/2019). (sah)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY