CALEG GOLKAR

Pengurus Pengcab Persakmi Labuhanbatu Dilantik, Ini Pesan Bupati Andi Suhaimi…

Plt Bupati Labuhanbatu bersama Anggota DPR-RI dan Ketua Pengda Persakmi Sumatera Utara saat diabadikan dengan Ketua dan Pengurus Cabang Persakmi Kabupaten Labuhanbatu. (ist)

RANTAUPRAPAT (medanbicara.com)-Ketua Pengurus Daerah Persakmi Sumatera Utara, Gita Kencana, SKM, MPH melantik dan mengukuhkan kepengurusan Pengcab Persakmi Kabupaten Labuhanbatu periode 2019–2023 sesuai dengan surat keputusan Pengurus Persakmi Pusat Nomor 31/Kep/PP-Persakmi/D/III/2019 Tanggal 1 Maret 2019 yang ditandatangani Ketua Umum, Prof Dr Ridwan Amiruddin, SKM, MKes, MSc PH dan Sekretaris Jenderal Rahmat Pua Geno, SKM, MKes di Makassar, di Gedung Nasional Rantauprapat, Sabtu (23/3/2019).

Pelantikan Pengurus Cabang Persakmi yang dihadiri Plt. Bupati Labuhanbatu, H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT dan Anggota DPR-RI Rambe Kamarul Zaman, MSc, MM, Ketua, Daniel H Manurung, SKM, MM, Wakil Ketua I, Sarana, SKM, Sekretaris, Muhammad Amri Rambey, SKM, M.Epid, Wakil Sekretaris I, Misnan, SKM, Wakil Sekretaris II Afrida Yeni, SKM, Bendahara, Husna Layna, SKM, Wakil Bendahara I, Fauziah Imelda, SKM dan Wakil Bendahara II, Erniliana Ritonga, SKM dibantu dengan pengurus-pengurus bidang.

Ketua Pengurus Daerah Persakmi Sumatera Utara, Gita Kencana, SKM, MPH di sela-sela acara pelantikan itu menjelaskan, bahwa di Sumatera Utara, Pengcab Persakmi Labuhanbatu adalah Pengcab kedua setelah Kota Sibolga, ini suatu proses pembentukan yang terbilang cepat, yaitu sekitar 1 bulan dari SK Mandataris pembentukan pada Desember 2018, kemudian dilaksanakan musda dan terbentuk kepengurusan pada 31 Januari 2019 dan dilantik 23 Maret 2019.

Menurut Gita Kencana, Persakmi berupaya mengembangkan program kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan memperkuat jejaring kemitraan strategis bidang kesehatan bekerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Semoga dengan perkenalan organisasi Persakmi, dapat semakin mendekatkan Persakmi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dan keberadaan Persakmi beserta anggotanya (tenaga kesehatan masyarakat) akan semakin kontributif, maju dan berkualitas sehingga pada akhirnya turut serta mewujudkan kualitas hidup manusia indonesia yang tinggi, maju dan sehat sejahtera,” kata Gita Kencana.

Sementara, Plt Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe dalam arahan atau pidatonya sangat berharap kepengurusan Persakmi Kabupaten Labuhanbatu ini memiliki inovasi-inovasi untuk memndukung pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu.

"Saya tidak inginkan acara pelantikan ini, habis dilantik selesai begitu saja, tetapi saya berharap kita bisa langsung menyusun program dan turun langsung ke tengah-tengah masyarakat. Mari kita buat yang terbaik, bahwasanya keberadaan Persakmi di Kabupaten Labuhanbatu ini berguna bagi masyarakat dan berguna bagi Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu,” kata Andi Suhaimi Dalimunthe.

Ketua Pengcab Persakmi Kabupaten Labuhanbatu, Daniel H Manurung, SKM, MM dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin organisasi propesi kesehatan masyarakat atau Persakmi periode 2019-2023 yang akan datang.

"Saya mengimbau dan mengajak kepada para pengurus/anggota semua, kiranya marilah kita bersatu padu, bergandengan tangan melakukan, mengerjakan dan memangku amanah sesuai dengan visi dan misi yang ada pada AD/ART Persakmi. Saya yakin dan percaya bahwa dengan modal propesi serta dengan bantuan Tuhan Yang Maha Kuasa, demikian juga dengan bimbingan dan arahan dari Plt Bupati Labuhanbatu nanti Persakmi ini bisa lebih maju membantu pemerintah dan memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga apa yang kita cita-citakan dapat tercapai sesuai dengan waktu standart propesi kita yang telah disepakati,” jelas Daniel H Manurung.

Ketua Panitia Pelantikan Pengurus Muhammad Amry Rambe, SKM, MEpid dalam laporannya menjelaskan, acara pelantikan Pengcab Persakmi ini dirangkai dengan kegiatan seminar kesehatan yang bertema Peran Tenaga Kesehatan dalam Pembangunan Kesehatan Di Era Millenial, yang diikuti sebanyak 100 orang peserta dengan nara sumber Dr Donal Nababan, SKM, M.Kes dan Zasmen Manurung, SKM, MKes dari Universitas Sari Mutiara (USM).

Menurut Amry Rambe, pada seminar nanti peserta akan memiliki kesempatan untuk berbagi informasi tentang berbagai strategi untuk meningkatkan peran kita sebagai tenaga kesehatan dalam menghadapi era industri 4.0 saat ini.(syah)

Mungkin Anda juga menyukai