ACT Medan dan Global Wakaf Selenggarakan Wakaf Ekonomi Forum

MEDAN (medanbicara.com)- Aksi Cepat Tanggap (ACT) Medan bersama Global wakaf menyelenggarakan event Wakaf Ekonomi Forum (WEF) Dengan Tema “Wakaf Solusi Kemakmuran Bangsa Dan Umat”, yang berlangsung di Ballroom salah satu Hotel di Kota Medan, Sabtu (19/3).

Presidensium Aksi Cepat Tanggap Bapak Ibnu Khajar mengatakan bahwa kegiatan Dengan di beri hastag #SumutBerwakaf. Kiranya dapat memberi semangat membangun dan memberdayakan umat melalui wakaf terus bergema di penjuru negeri.

“Artinya edukasi nilai-nilai wakaf yang produktif menjadi salah satu hal yang terus digaungkan dalam ragam kanal sosialisasi,”bilangnya.

Nah dalam event ini Aksi Cepat Tanggap mengundang beberapa mitra agar ikut serta berwakaf, serta berkomitmen Bersama Aksi Cepat Tanggap.

Lanjut Ibnu, kalau kegiatan wakaf ekonomi forum ini dihadiri langsung oleh Drh. Cecep Wahyudin, Mh sekaligus Dirut Global wakaf Corp, serta Ustaz Bobby Herwibowo, Lc Sebagai Dewan Syariah Aksi Cepat Tanggap.

“Wakaf ekonomi forum kali ini sangat lah berbeda, masyarakat hadir membawa hatinya. Membawa nuraninya, membawa kepedulian nya,”ujarnya.

Dimana, kata Ibnu Hajar, Hal ini menjadi bukti bahwa masyarakat Sumatera Utara masih banyak yang ingin mewakafkan hartanya.

“Mereka sadar wakaf ini akan membawa mereka ke depan pintu Surga,”terang Presiden Aksi Cepat Tanggap(ACT)

Kepala Cabang ACT Medan, Rahmat Yudi menambahkan bahwa wakaf adalah salah satu cara kita untuk menyelesaikan kemasalahan umat. Dimana, selama ini ACT Cabang Medan memiliki 20.781 Sahabat Dermawan serta 2.381 Kemitraan, Dengan data yang mereka miliki.

“ACT Medan optimis dapat memaksimalkan program wakaf ini untuk masyarakat, khususnya masyarakat Kota Medan,”bilang Rahmad Yudi.

Tentulah, sambung Rahmad Yudi, ini juga berkat dukungan penuh yang diberi langsung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan hadir nya perwakilan dari Gubernur Sumatera Utara yaitu ibu Drs. Mana Wasalwa Lubis, Kepala Dinas Catatan Sipil dan Pendataan Sumatera Utara.


Sementara itu Kepala Dinas Catatan Sipil dan Pendataan Sumut yang merupakan perwakilan dari Gubsu, Drs Mana Wasalwa Lubis MAP menyebutkan bahwa instrumen wakaf ini dipercaya akan menjadi cara untuk membangun ekonomi masyarakat Sumatera Utara agar lebih maju lagi. Pasalnya ini akan menjadi dedikasi pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap Dukungan kepada Aksi Cepat Tanggap yang selalu menjadi pelopor lembaga kemanusiaan di Indonesia.

“Mudah-mudahan pasca acara ini ada program unggulan yang bisa kita implementasikan di Provinsi Sumatera Utara Berbasis Wakaf,”bilangnya.


Dalam acara ini juga disampaikan laporan implementasi sumur wakaf, kendaraan untuk Da’iah pelosok negeri serta pengenalan langsung lumbung ternak wakaf yang saat ini sedang berjalan di Desa Lau Bakeri, Kec Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara.(rel/tmi)

Mungkin Anda juga menyukai