Akhyar Salat Jumat Berjamaah di Masjid Taqwa Mandala By Pass, Ini Pesannya…

Medan (medanbicara.com)-Jumat (17/7), Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi kembali melaksanakan Salat Jumat berjamaah. Kali ini di Masjid Taqwa Jalan Mandala By Pass bersama keluarga besar Muhammadiyah beserta ratusan jamaah.
Selain sebagai kewajiban, Salat Jumat juga dilakukan sebagai upaya untuk terus membangun komunikasi dan silaturahmi sehingga pembangunan yang dilakukan mendapat dukungan penuh warga.

Sebagain besar warga tidak menyangka atas kehadiran Akhyar yang didampingi sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan di masjid tersebut. Ekspresi terkejut pun langsung membias di wajah mereka. Akhyar langsung memasuki masjid dan beberapa jamaah langsung mengarahkannya untuk mengambil shaf paling depan.

Akhyar selanjutnya melaksanakan salat tahiyatul masjid, kemudian berzikir menanti berkumandangnya azan. Usai azan, Akhyar beserta jamaah lainnya melaksanakan shalat sunnah dua rakaat. Setelah itu khatib naik mimbar, Akhyar beserta jamaah selanjutnya dengan khusyuk mendengarkan khutbah yang disampaikan dan diteruskan dengan Salat Jumat berjamaah.

Usai salat, Akhyar pun bersilaturahmi dengan jamaah sekaligus menggunakannya untuk menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat. Akhyar menerima semua masukan dan saran yang diberikan warga. Jika ada yang bisa ditindaklanjuti, Akhyar langsung memerintahkan OPD terkait untuk mengerjakannya.

Selanjutnya, Akhyar juga menggunakan kesempatan silaturahmi itu untuk mengingatkan agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan, terutama penggunaan masker, cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, jaga jarak serta menghindari kerumunan guna memutus mata rantai penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Jika masyarakat dapat menjalankan protokol kesehatan dengan baik dalam kehidupan sehari-hari, kita harapkan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Medan Insha Allah dapat diatasi. Jadi mari kita bersama-sama mengatasi virus Corona ini, tanpa dukungan masyarakat, tentunya sulit bagi pemerintah untuk mengatasinya,” ungkapnya. (re/kom/H)

Mungkin Anda juga menyukai