Bayi Kembar Siam Asal Labuhanbatu Berhasil Dipisahkan, Gubsu Menjenguk, Kondisinya Baik

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi kembali menjenguk bayi kembar siam Adam dan Aris asal Labuhanbatu, di RSUP H Adam Malik, Jumat (22/1/2021). Setelah menjalani operasi 10 jam pemisahan perut dan dada, kondisi kedua bayi kembar siam itu secara medis dipastikan tidak memiliki masalah. (Kom)

Medan (medanbicara.com)- Bayi kembar siam Adam dan Aris yang mengalami penyatuan di bagian dada dan perut berhasil dipisahkan setelah menjalani operasi selama hampir 10 jam oleh tim dokter Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik Medan pada Rabu.

Operasi berlangsung pada Rabu (20/1), di ruang operasi Gedung Central Medical Unit (CMU) RSUP Haji Adam Malik.

Kasubbag Humas RSUP Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak kepada wartawan mengatakan, kedua bayi itu berhasil dipisah pada pukul 17.40 WIB, usai menjalani operasi pemisahan mulai pukul 08.00 WIB.

“Saat ini sudah berhasil dipisah ya pada pukul 17.40 WIB,” katanya.

Namun untuk saat ini, Rosa belum dapat memberikan keterangan lanjut mengenai kondisi kedua bayi tersebut. Sebab kata dia, operasi masih harus dilakukan kepada kedua bayi itu.

“Untuk keterangan lanjutnya besok saja ya,” katanya.

Adam dan Aris merupakan anak dari pasangan Nur Rahmawati (26) dan Supono (32), asal Dusun Sei Kelapa II, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Adam dan Aris merupakan bayi kembar siam dempet keempat yang ditangani RSUP Adam Malik, setelah sebelumnya sudah berhasil memisahkan bayi kembar siam Mariana-Mariani asal Aceh Timur pada tahun 2005, Sahira-Fahira dari Asahan pada 2017 dan Adam-Malik dari Tapanuli Utara pada 2019.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi kembali menjenguk bayi kembar siam Adam dan Aris asal Labuhanbatu, di RSUP H Adam Malik, Jumat (22/1). Setelah menjalani operasi 10 jam pemisahan perut dan dada, kondisi kedua bayi kembar siam itu secara medis dipastikan tidak memiliki masalah.

“Kita berusaha berdoa mudah-mudahan dia tidak ada masalah. Secara medis tadi saya tanyakan tidak ada masalah. Kita berdoa semuanya, semoga Adam dan Aris sehat sampai nanti besar,” ucap Edy Rahmayadi didampingi Kepala Dinas Kominfo Sumut Irman Oemar, usai menjenguk kedua bayi tersebut.

Tidak banyak yang disampaikan Edy Rahmayadi, namun pada kunjungan ini ia hanya memastikan kondisi kedua bayi kembar siam tersebut dalam keadaan baik, setelah operasi pemisahaan. “Waktu belum dipisah saya melihat dan saya gendong, tapi Alhamdulillah sekarang sudah bisa,” ucap Edy Rahmayadi mengakhiri.

Diketahui bayi kembar siam Adam dan Aris merupakan putra pasangan Nur Rahmawati (26) dan Supono (32), warga Dusun Sei Kelapa II, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu. Keduanya lahir pada 9 Desember 2019 lalu dan kemudian dirujuk ke RSUP H Adam Malik.

Dari keterangan Kasubag Humas RUSPHAM Rosario Dorothy Simanjuntak, yang memberi keterangan beberapa waktu yang lalu terdapat 50 tenaga medis dilibatkan dalam operasi pemisahan Adam dan Aris. Di antaranya dokter subspesialis bedah anak, dokter bedah jantung, dokter spesialis anestesi pediatrik, dan dokter spesialis anak. (ant/Hum/ter)

Mungkin Anda juga menyukai