Pasar Sei Sikambing yang terletak di Jalan Kapten Muslim, Medan.(ist)
Loading...

MEDAN (medanbicara.com)-Pemko Medan tengah bergiat membangun berbagai infrastruktur guna lebih memperindah serta memberi kenyamanan kepada warganya dalam melakukan berbagai aktivitas. Selain jalan, drainase, taman-taman serta kebersihan kota, pasar tradisional pun tidak luput dari perhatian Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin, S MSi, MH.

Terlihat dibeberapa pasar tradisional yang ada di kota ini mulai ditata rapi. Salah satunya Pasar Sei Sikambing yang terletak di Jalan Kapten Muslim, Medan. Revitalisasi pasar ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi warga Kota Medan yang berbelanja di pasar ini.

Berbagai fasilitas telah melengkapi pasar ini, di antaranya toilet yang dilengkapi wastafel, musala yang kondusif untuk beribadah, jalur difabel, papan petunjuk arah sehingga memudahkan para pelanggan menemukan kios yang dituju.

Selain itu, pasar ini juga dilengkapi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dalam bentuk gudang sampah yang sangat efektif agar sampah-sampah yang belum terangkut dapat disimpan dan tidak berserakan.

Di samping itu di sejumlah titik juga terdapat tong sampah yang sudah terpilah-pilah di antaranya sampah khusus logam, sampah plastik, sampah kaca, sampah kertas dan sampah makanan. Hal ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat tentang pemilahan sampah yang benar.

Kemudian, ruang laktasi juga sudah tersedia untuk memudahkan para ibu yang ingin menyusui anaknya ketika berada di pasar tersebut. Ruang laktasi ini sudah menjadi standar bagi ruang publik.

Menurut Walikota, penataan pasar tradisional ini memang telah menjadi bagian dari perioritasnya dalam pembangunan kota. Walikota menganggap bahwa pasar tradisional merupakan tempat yang harus kondusif dan nyaman untuk para warga Medan dalam melakukan transaksi jual beli.

“Setiap hari warga Medan berinteraksi di pasar tradisional, ada yang berjualan ada pembeli dan ini menjadi ruang publik yang harus Pemko Medan tata rapi agar warga dapat merasa nyaman selama berada di dalam pasar tersebut,” ujarnya.

Walikota kembali menegaskan, bahwa pembenahan Pasar Sei Sikambing ini merupakan pilot project dan nantinya setiap pasar yang ada di Kota Medan akan memiliki standar yang sama.

“Semoga dengan revitalisasi yang kita lakukan, pasar tradisional yang ada di Kota Medan menjadi representatif dalam melaksanakan transaksi jual beli. Tentunya ini akan berdampak dengan semakin tingginya geliat perekonomian di Kota Medan,” harapnya.

Sementara, Dirut PD Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya saat meninjau Pasar Sei Sikambing Kamis (7/3/2019) mengaku senang atas pembenahan yang sedang dilakukan di pasar tersebut serta mengucapkan terima kasih atas perhatian Walikota Medan beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang terkait dengan pembenahan pasar tersebut sangat proaktif sehingga Pasar Sei Sikambing semakin bersih dan tertata rapi.

“Pembenahan ini juga tidak lepas dari perhatian Walikota Medan dan OPD terkait yang sangat proaktif dan cepat tanggap dalam menangani pembenahan fisik Pasar Sei Sikambing, dengan begitu pasar ini menjadi pasar yang layak dan nyaman bagi warga Kota Medan disekitar wilayah ini,” ujarnya. (rel/kom)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY