Mau Open BO, Cowok Ini Kena Tipu, Lapor Polisi, Si Cewek yang Mau Dipakek Ditangkap

Ilustrasi

Medan (medanbicara.com)-Seorang wanita berinisial M alias I (41) ditangkap polisi. M diciduk karena diduga menipu pria hidung belang di Medan.

“Petugas berhasil menangkap pelaku seorang wanita berinisial M alias I,” kata Kanit Reskrim Polsek Helvetia, Iptu Theo saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (24/9/2021).

Theo mengatakan peristiwa itu diduga terjadi pada Selasa (14/9). Saat itu M sedang berada di rumah di Jalan Kapten Muslim, Medan Helvetia.

Kemudian, pelaku lainnya GP alias T, seorang pria, mengatakan kepada M alias I bahwa tak lama lagi ada datang tamu yang mau open BO (istilah kencan dalam prostitusi).

“M alias I disuruh oleh GP alias T untuk mengaku bernama Isni dan harga open BO-nya sebesar Rp750 ribu dan apabila tamunya mau meminta cancel agar diminta kepada tamunya uang sebesar Rp250 ribu,” ujar Theo.

Tak lama, korban berinisial MS alias I pun sampai di rumah para pelaku. Saat tiba, korban langsung mengatakan kepada M wajahnya tak sesuai di aplikasi yang dia pesan.

“Korban langsung meng-cancel perjanjian yang telah disepakati dan korban langsung memberikan uang Rp150 ribu. Namun M tidak terima dan menyuruh korban membayar sesuai perjanjian Rp250 ribu sehingga keduanya bertengkar mulut,” ucap Theo.

Lalu GP alias T datang memarahi keduanya. GP mengatakan ke M untuk meminta uang kamar kepada korban.

Korban yang tak mau ribut langsung memberikan uang lagi Rp 100 ribu ke M sesuai perjanjian. Dia kemudian pergi dari tempat tersebut.

“Pada saat mau pergi, pelaku mencuri satu HP milik korban dan saat itu pelaku M alias I mengatakan bahwa HP itu sebagai jaminan untuk pembayaran uang kamar Rp 300 ribu. Setelah itu, HP-nya langsung diserahkan ke GP alias T,” sebut Theo.

Selang beberapa saat, korban kembali datang untuk menebus barangnya itu. Namun GP alias T menaikkan harga kamar itu menjadi Rp 1,2 juta. Korban yang tak terima langsung melapor ke Polsek Helvetia.

“Namun GP alias T mengatakan kepada korban bahwa uang kamar itu menjadi Rp 1.250.000. Kemudian korban langsung melapor ke Polsek Helvetia,” ujar Theo.

Setelah itu, petugas melakukan penyelidikan. Petugas lalu menangkap M. Sementara itu, GP masih diburu.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 ayat (1) subs Pasal 363 ayat (1) ke 4e KUHP.(dtc)

Mungkin Anda juga menyukai