Medan Dilanda Banjir, Lihat Lokasi Titik Rawannya…

Cnn

MEDAN (medanbicara.com)– Hujan dengan intensitas tinggi dan hujan daerah pegunungan mulai pukul 19.30 Wib sejak Jumat petang, 18 November 2022 hingga Sabtu dini hari, 19 November 2022, menyebabkan 9 Kecamatan dan 16 Kelurahan di Kota Medan mengalami kebanjiran dan meredam sekitar ribuan rumah warga.

Hasil monitoring yang dilakukan petugas juga mendata terdampak banjir di wilayah Kota Medan ada 16 Kelurahan dan 9 Kecamatan yakni:

Kelurahan

  1. Cinta Damai
  2. Sei Sikabing C II
  3. Tanjung Gusta
  4. Beringin
  5. Aur
  6. Sei Mati
  7. Hamdan
  8. Pangkalan Mansyur
  9. Gedung Johor
  10. Kwala Bekala
  11. Sunggal
  12. Tanjung Rejo
  13. Suka Damai
  14. Petisah Tengah
  15. Sei Putih Barat
  16. Kwala Babura Batua

Kecamatan

  1. Medan Helvetia
  2. Medan Selayang
  3. Medan Maimun
  4. Medan Johor
  5. Medan Sunggal
  6. Medan Polonia
  7. Medan Petisah
  8. Medan Baru
  9. Medan Barat

Hasil monitoring yang dilakukan petugas juga mendata titik rawan bencana banjir di Kota Medan Jumat (18/11/ 2022) sebagai berikut:

  1. Jl. Karya bakti Kel. Pangkalan mansyur Kec. Medan Johor
  2. Jl. Gatot Subroto (depan Carefour) Kel. Petisah tengah Kec. Medan Petisah
  3. Jl. Dr. Mansyur (Depan USU) Kel. Babura Kwala Batua Kec. Medan Baru
  4. Jl. Tinta/ Ayahnda Kel. Sei Putih Barat Kec. Medan Petisah
  5. Jl. Perjuangan Kel. Tanjung Rejo Kec. Medan Sunggal
  6. Jl. Komplek Bumi Asri Kel. Cinta Damai Kec. Medan Helvetia
  7. Jl. Kelambir 5 Gg sahabat baru Kel. Helvetia Timur Kec. Medan Helvetia
  8. Jl. Asrama Kel. Sei kambing C-II Kec. Medan Helvetia
  9. Jl. Sumbangsi Gg. Kesehatan Kel. Sei kambing C-II Kec. Medan Helvetia
  10. Jl. Komplek Bumi Asri Kel. Cinta Damai Kec. Medan Helvetia
  11. Jl. Karya Jaya Gg. Eka Wali Kel.Gedung Johor Kec. Medan Johor
  12. Jl. Kapuas Kel.Sunggal Kec. Medan Sunggal
  13. Jl. Teratai Pasiran Lingk. 9 Kel. Hamdan Kec. Medan Maimun
  14. Jl. Balai Desa Lingk. XIV Kel. Sunggal Kec. Medan Sunggal
  15. Jl. Multatuli Lingk. XIV Kel. Hamdan Kec. Medan Maimun

16.Jl B. Katamso Gg. Merdeka Lingk. IX Kel. Sei mati Kec. Medan Maimun

  1. Jl. Karya Jaya Gg. Lembah Kel.Gedung Johor Kec. Medan Johor
  2. Jl. Suprapto Kel. Aur Kec. Medan Maimun
  3. di Jl. A.H. Nasution Lingk. 3 Kel. Kwala Bekala Kec. Medan Johor
  4. Jl. D.C Barito Lingk. 1 Kel. Suka Damai Kec. Medan Polonia
  5. Jl. PDAM Sunggal Kel. Sunggal Kec. Medan Sunggal
  6. Jl. Abadi Lingk. IV Kel. Sunggal Kec. Medan Sunggal
  7. Jl. Karya Bakti Lingk. 10 Kel. Pangkalan Mansyur Kec. Medan Johor

24 Jl. Karya 2 Kel. Karang berombak Kec. Medan Barat

  1. Jl. B. Katamso Pantai Burung Lorong2 Kel. Aur Kec. Medan Maimun
  2. Jl. Saudara Gg. Mandor Kel. Beringin Kec. Medan Selayang
  3. Jl. Kelambir V Kel. Tanjung Gusta Kec. Medan Helvetia

Saat ini BPBD Kota Medan fokus melakukan evakuasi warga dan menyalurkan bantuan kepada warga terkena imbas banjir.

“Saat ini, kita fokus melakukan evakuasi terhadap warga. Sesuai instruksi Pak Wali, kesalamatan warga yang paling utama. Hingga kini petugas kita terus melakukan penyisiran,” sebut Kepala BPBD Kota Medan, M Husni.

Proses evakuasi warga terjebak banjir dilakukan BPBD Medan menggunakan paruh karet dilakukan sejak tadi malam seperti di Jalan Perjuangan, Kecamatan Medan Sunggal sebanyak 7 orang dievakuasi tiga dewasa, 3 anak-anak dan seorang balita. Mereka dievakuasi ke tempat lebih aman.

Selain itu, terdapat puluhan warga dimengungsi di Masjid Al Hidayah yang dijadikan sebagai posko sementara di Jalan Dwi Kora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.

Berdasarkan data yang diperoleh, tercatat ada 55 orang warga yang ditempatkan di masjid tersebut, perinciannya 5 orang lansia, 20 orang ibu-ibu, 15 orang anak-anak dan 15 orang balita.

Lanjut, Husni mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan terhadap warga dan rumah terendam banjir, sembari melakukan evakuasi dan penyelamatan bagi warga terjebak banjir.

“Setelah kondisi aman, baru kita bisa melakukan pendataan, baik jumlah rumah yang terendam maupun kerugian yang ditimbulkan banjir,” tutur Husni. (viv/wa/ist)

Mungkin Anda juga menyukai