Pemko Medan Dukung Perusahaan Yang Ingin Mengelolah Sampah di TPA Terjun, Medan Marelan

Medan (medanbicara.com) – Pemko Medan siap mendukung perusahaan yang ingin mengelolah sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Terjun yang berlokasi di Kecamatan Medan Marelan. Bahkan Pemko Medan menyerahkan seluruh keuntungan yang diproleh dari pengelolaan sampah tersebut kepada perusahaan yang mengelolah.

Hal tersebut terungkap ketika Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang diwakili oleh Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman memimpin rapat pembahasan rencana kerjasama pengelolaan sampah dengan metode bioteknologi alfimer antara Pemko Medan dengan One Biosys Sdn.Bhd&Group di Kantor Wali Kota Medan, Rabu (25/8).

Dalam rapat yang juga dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum, Renward Parapat, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Muhammad Husni, Kepala Dinas PU, Zulfansyah Ali Sahputra, Kabag Kerjasama, Ummy Wahyuni serta perwakilan dari OPD terkait lainya, Sekda menjelaskan bahwa Pemko Medan hanya ingin sampah yang saat ini menumpuk di TPA Terjun dapat di hilangkan seluruhnya. Oleh sebab itu Sekda sangat mendukung apabila ada perusahaan yang ingin mengelolah sampah yang ada tersebut.

“Pemko Medan hanya ingin agar sampah di kota Medan ini bisa hilang, kalaupun sampah tersebut dapat dikelolah menjadi energi ataupun memiliki nilai ekonomi itu merupakan nilai tambah. Kami hanya ingin menyelesaikan masalah sampah ini, terserah perusahaan mau menjadikan apa sampah tersebut dan keuntungan dari pengelolaan sampah itu boleh diambil semua.”kata Sekda.

Dalam rapat tersebut One Biosys Sdn.Bhd&Group yang di pimpin oleh M. Yani juga memparkan apa yang selama ini mereka lakukan terhadap sampah-sampah yang ada di TPA Terjun. Dirinya menjelaskan saat ini melakukan penambangan sampah TPA dan menanggulangi sampah yang baru masuk dengan menggunakan metode bioteknologi alfimer.

“Semenjak di launching pada tiga Juli yang lalu kami sudah mengolah sampah yang ada di TPA Terjun menjadi pupuk, pengelolaan dengan sistem ini membutuhkan waktu yang lebih cepat, efisien, murah serta ramah lingkungan.”paparnya sembari berharap kedepanya tidak hanya sampah di TPA saja yang dapat dikelolah, namun juga sampah yang ada di TPS liar.

Sebelumnya Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Muhammad Husni menjelaskan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari launching pilot project penanganan sampah menggunakan sistem bioteknologi yang dilakukan Wali Kota Medan, Bobby Nasution beberapa waktu yang lalu. 

Oleh sebab untuk tahap selanjutnya akan dibahas mekanisme kerjasama yang akan dilakukan Pemko Medan dengan One Biosys. 

“Bentuk kerjasamanya seperti apa itu yang akan kita persiapkan karena memang harus ada payung hukum yang mengaturnya.”kata Husni. (rel/za)

Mungkin Anda juga menyukai