Perampokan Toko Emas di Simpang Limun, Jukir Ditembak Antara Leher dan Dada

Trb

MEDAN (medanbicara.com)– Erwin yang bekerja sebagai juru parkir di Pasar Simpang Limun, Medan, ditembak kawanan perampok bersenjata api usai menggasak toko emas, Kamis (26/8).

Berdasarkan keterangan warga, Ardi, usai beraksi para pelaku kemudian berupaya mengambil dua sepeda motornya. “Korban mau minta uang parkir,” katanya.

Tanpa ada alasan, para pelaku langsung menembak korban ke arah dada sebelah kiri. “Antara leher dan dada yang kena,” sebut Andi.

Melihat korban dalam kondisi bersimbah darah, warga bersama pedagang di Pasar Simpang Limun membawa korban ke Rumah Sakit Estomihi Medan untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, personel Dit Reskrimum Polda Sumut bersama Sat Reskrim Polrestabes Medan begitu menerima laporan adanya kasus perampokan, langsung turun melakukan olah TKP di Pasar Simpang Limun.

Tampak Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, Plt Kasubbdit III Jatanras Polda Sumut, Kompol Bayu Putra Samara dan Plt Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Rafles Marpaung, melakukan penyelidikan dengan mengambil keterangan dari para pedagang sekitar.

Tim gabungan Dit Reskrimum Polda Sumut bersama Sat Reskrim Polrestabes Medan tengah mengejar kawanan perampok toko emas, hingga menembak juru parkir di Pasar Simpang Limun.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan mengatakan, korban penembakan pelaku perampokan toko mas di Pasar Simpang Limun saat ini masih dirawat. Para pelaku berjumlah lebih dari dua orang.

“Saat ini masih kita lakukan olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, termasuk satu korban yang masih dirawat di rumah sakit,” katanya.

Tatan mengungkapkan, korban penembakan itu mendapat luka di leher dan para pelaku perampokan itu masih dikejar.

“Saya belum mengetahui persis identitas korban penembakan itu. Namun, berdasarkan informasi penyidik di lapangan, korban penembakan merupakan orang yang ada di dalam toko mas itu,” ungkapnya.

Tatan juga belum mengetahui jumlah kerugian yang dialami pemilik toko emas. “Dari lokasi ditemukan 3 selongsong peluru. “Untuk jenisnya masih menunggu Labfor,” pungkasnya. (wol)

Mungkin Anda juga menyukai