Wali Kota Medan bersama Gubernur dan Forkopimda Sumut Bagikan Masker dan Hand sanitizer di Pasar

Medan (medanbicara.com) – Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Unsur Forkopimda Sumut membagikan ribuan masker dan hand sanitizer gratis untuk masyarakat di Pasar Petisah, Selasa (30/3). Pembagian Masker ini merupakan langkah preventif dilakukan untuk menekan penyebaran Virus Covid-19 yang masih tinggi sampai saat ini.

Sebelum membagikan masker, Wali Kota Medan bersama Gubernur Sumut danPangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Kapoldasu Irjen Pol. Panca Putra Simanjuntak, Wakajati Sumut dan Kapolrestabes Medan Riko Sunarko serta Dandim 0201/BS Letkol Inf Agus Setiandar,  terlebih dahulu berkumpul di Kodim 0201/BS Jalan Pengadilan No 8 Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah. Kemudian dengan menggunakan bus, rombongan bergerak menuju Pasar Petisah.

Setibanya di pasar Petisah Wali Kota bersama Gubernur dan rombongan langsung memasuki pasar Petisah yang ada lantai bawah. Kehadiran rombongan disambut hangat pedagang dan pembeli. Selanjutnya Wali Kota Medan membagikan masker dan hand sanitizer. Selain itu Wali Kota juga mengingatkan kepada para pedagang dan pembeli di Pasar Petisah untuk tetap disiplin menerapkan Protokol Kesehatan.

“Bapak – ibu saya minta protokol kesehatan dijaga ya, pakai masker dan rajin mencuci tangan. Sebab penggunaan masker, menjadi salah satu upaya efektif mencegah angka penyebaran sekaligus memutus mata jalur menyebarnya Virus Corona”, kata Wali Kota Medan.

Disamping penggunaan masker, Wali Kota juga mengingatkan kepada masyarakat Kota Medan untuk disiplin protokol kesehatan 5M yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.

Selanjutnya Wali Kota Medan berharap dengan ada pembagian masker dan hand sanitizer ini dapat menyadarkan masyarakat Sumatera Utara khususnya Kota Medan untuk menggunakan masker, sebab penggunaan masker merupakan salah satu upaya menyelamatkan diri sendiri, keluarga dan orang disekitarnya untuk terhindar dari penyebaran Covid 19.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menjelaskan saat ini yang terpapar di Sumut 27 ribu jiwa dan yang meninggal hampir mencapai seribu jiwa. Untuk jumlah warga yang terpapar dan meninggal dunia terbanyak dari Ibu Kota Provinsi Sumut yakni kota Medan. Hal ini dapat dimaklumi karena kota Medan memiliki peralatan dan fasilitas kesehatan yang cukup baik.

“Belum ada obat Covid-19 yang benar- benar ampuh kecuali protokol kesehatan. Untuk itu mari kita taati protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Selain itu hindari kerumunan”, jelas Gubernur Sumut.

Menurut Gubernur jika kita bersama- sama dapat mentaati Protokol Kesehatan, dirinya optimis akan berdampak baik bagi perekonomian di Provinsi Sumut. Untuk itu mari kita disiplin menerapkan Protokol Kesehatan ketika beraktifitas.Selanjutnya rombongan melanjutkan membagikan masker dan hand sanitizer di 3 pasar lainnya. Diantaranya Pasar Sukaramai, Pasar Simpang Limun dan Pusat Pasar. (rel)

Mungkin Anda juga menyukai