Brakkk..! Kereta Api Tabrak Mobil Sedan, 5 Sekeluarga Luka-luka, Bayi Meninggal Dunia

Medan (medanbicara.com)- Kecelakaan antara kereta api dengan mobil terjadi di perlintasan rel tanpa palang, di Jalan Paya Bakung, Desa Sumber Melati Diski, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, kemarin malam.

Tabrakan ini mengakibatkan mobil sedan dengan nomor polisi BK 1054 ABK yang mengangkut rombongan satu keluarga, asal Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor, mengalami rusak berat.

Kecelakaan ini juga menewaskan seorang bayi berusia 6 bulan, Zidane Malik Al Farizi, yang mengalami luka parah di bagian kepala belakang. Sedangkan, lima penumpang lainnya selamat.

Informasi dihimpun wartawan, peristiwa ini bermula ketika mobil yang dikemudikan oleh M Hamdani (26), melintas dari arah Jalan Paya Bakung menuju Simpang Diski Jalan Besar Medan-Binjai.

Namun, sesampainya di perlintasan rel kereta api tanpa palang, di Jalan Paya Bakung, pengemudi mobil tersebut diduga tidak mendengar bunyi klakson Kereta Api Sri Lelawangsa, dan tetap saja melaju di perlintasan rel kereta api.

Brakk…! Kereta api yang datang dari arah Binjai menuju Medan menabrak mobil sedan yang berpenumpang 5 orang tersebut dan terhempas hingga mobil terbalik.

Malam itu, warga sekitar yang mendengar suara tabrakan yang keras ini, sontak berhamburan keluar dan selanjutnya menghubungi pihak berwajib.

“Iya, terjadi kecelakaan antara kereta api dengan mobil jenis sedan di perlintasan rel Jalan Paya Bakung,” kata Kanit Lantas Polsek Sunggal, Iptu AG Lubis kepada wartawan, Rabu (19/5/2021) pagi.

Ia menjelaskan pihaknya yang mendapat informasi ini segera meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP, dan mengevakuasi para korban.

“Satu orang meninggal dunia, bayi berusia 6 bulan, sempat dilarikan ke Rumah Sakit Djoelham, namun nyawanya tidak tertolong,” ungkap AG Lubis.

Adapun lima orang lainnya yang mengalami luka-luka yakni sopir M Hamdani, penumpang Hj Hanifah (58), Rendy Chaidir (30), Zayn Umar Alfarizki (3). Dan satu orang yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Latersia Binjai yaitu, Tri Wulandari (27) mengalami kepala terbentur, dan bibir luka.

Atas kejadian ini, Kanit Lantas mengimbau masyarakat khususnya pengendara agar berhati-hati bila melewati jalur perlintasan rel kereta api, guna menghindari fatalitas kecelakaan. (mpc)

Mungkin Anda juga menyukai