Diduga Nganggur Akibat Covid-19, Sopir Angkot Bunuh Diri Masuk ke Sumur

Jenazah Ibrahim setelah dievakuasi dari dalam sumur. (ist/mdc)

PATUMBAK (medanbicara.com) –Ibrahim (36) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melompat ke dalam sumur di kediamannya di Jalan Pertahanan, Dusun VI, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Deliserdang, Sabtu (13/6/2020), sekira pukul 12.00 Wib.

Menurut pihak keluarga, Ibrahim diketahui menjadi pengangguran setelah mewabahnya Covid-19.
“Sebelumnya, dia ini sopir angkot di Kota Medan, namun wabah Covid-19, nggak kerja lagi,” kata seorang anggota keluarga.

Peristiwa itu diketahui setelah keluarga tak melihat Ibrahim Sabtu (13/6/2020) sekira pukul 12.00 Wib. Setelah dicari sampai malam, pria itu tak kunjung diketahui keberadaannya.

Pihak keluarga semakin resah, karena hingga Minggu (13/6/2020) pagi, Ibrahim tak juga menampakkan batang hidungnya.

Namun, sekira pukul 07.00 Wib, salah seorang anggota keluarga melihat sumur yang biasa ditutup seng terbuka lebar.

“Jadi, ditengoklah ke dalam, rupanya sudah mengambang jasadnya di dalam sumur itu,” katanya.

Temuan itu pun sontak membuat keluarga histeris, hingga mengundang warga sekitar berdatangan ke lokasi. Warga kemudian menghubungi Polsek Patumbak.

Personel Reskrim Polsek Patumbak segera menuju ke lokasi dipimpin Kapolsek, Kompol Arfin Fachreza dan Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba, dan langsung berkoordinasi dengan Basarnas Kota Medan untuk evakuasi.

“Setelah jenazah dievakuasi dari dalam sumur, pihak keluarga membuat surat pernyataan meminta tidak dilakukan otopsi,” sebut Kapolsek Arfin kepada wartawan, Senin (15/6/2020).

Pihak keluarga, melalui kakak kandung Ibrahim Nurlely mengucapkan terimakasih kepada polisi dan Basarnas yang telah mengevakuasi jenazah dalam sumur.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Polsek Patumbak dan Basarnas Medan, karena telah bersusah payah mengevakuasi jenazah adik saya dari,” katanya.

Menurut pengakuan Nurlely kepada petugas, adiknya itu memiliki riwayat penyakit kejang-kejang sejak kecil dan tidak sembuh.

“Mungkin dia tambah depresi karena tidak bekerja lagi lantaran terdampak Covid 19,” terangnya. (mdc)

Mungkin Anda juga menyukai