Ledakan di Cafe Fountain Plaza Ramayana Teladan Medan Disebabkan Gas, Korban Luka Bertambah Jadi 3

Kondisi Cafe Fountain di Ramayana Mal Teladan yang mengalami kerusakan karena ledakan. (ant)

MEDAN (medanbicara.com)-Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Edison Isir mengatakan ledakan yang terjadi di salah satu Cafe Fountain di Plaza Ramayana Teladan, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Rabu (25/03/2020) siang disebabkan oleh gas.

“Tidak ditemukan tanda-tanda bahan peledak. Ledakan karena gas," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jhonny Edison Isir di lokasi.

Ia menyebutkan, saat ini pihak kepolisian masih mendalami apakah gas yang terpusat dari dalam gedung tersebut merupakan stand alone.

"Dari hasil pengecekan terlihat sekilas dan kita akan lakukan pemeriksaan jaringan pipa gasnya," ujarnya.

Kondisi saat ini, kata Kombes Pol Jhonny, sudah dinyatakan streril, menyusul telah dilakukannya pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh tim Jibom Gegana Brimob Polda Sumut.

"Saat ini kondisi sudah streril," ujarnya.

Sementara korban ledakan bertambah menjadi tiga orang.

"Korban tiga orang yakni FP, Y, dan C," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Edison Isir di lokasi.

Ketiga korban yang merupakan para pekerja di gedung tersebut sudah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

"Kondisi ketiga korban bersifat tidak fatal alias luka ringan. Pascaledakan langsung dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

Pihak kepolisian juga menutup sementara Plaza Ramayana di Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan.

"Sampai dengan penyelidikan ini selesai akan ditutup sementara," kata kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Edison Isir di lokasi.

"Ini masih penyelidikan, akan ditutup dulu," ujarnya.

Pantauan wartawan, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di seputaran lokasi ledakan.

Adapun kerusakan bangunan akibat ledakan yang disebabkan oleh sebuah gas itu, persentase kerusakan mencapai 60 persen.

Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Martuani Sormin datang meninjau lokasi ledakan di Plaza Ramayana, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu.

Kapolda yang tiba sekitar pukul 15.40 WIB langsung melihat lokasi ledakan yakni di salah satu restoran makanan 'Fountain' yang berada di pusat perbelanjaan itu.

Usai melakukan peninjauan, Kapolda menyatakan bahwa ledakan tersebut merupakan akibat dari kelalaian kerja.

"Peristiwa ini kita anggap sebagai kecelakaan kerja. Yang kita pastikan adalah apakah ledakan ini murni karena kelalaian atau ada penyebab yang lain," katanya.

Ia menyebutkan, dari hasil pemeriksaan di TKP dan sesuai dari laporan forensik, ditemukan bahwa ada kompor yang bocor.

"Jadi ada 3 kompor. Tim forensik menduga bahwa ledakan ini akibat akumulasi gas yang sudah bocor, ketika diaktifkan dia meledak. Mengapa tidak terbakar, tim menilai tidak ada api. Jadi mungkin dugaan sementara tim ahli pemeriksa karena saklar listrik diaktifkan," ujarnya.

Selanjutnya, pihak kepolisian akan memintai keterangan terhadap pengelolaan yang bertanggung jawab atas bangunan tersebut. (ant)

Mungkin Anda juga menyukai