Ketua Umum PPP Romahurmuziy (mengenakan topi dan masker) berjalan sambil menunduk. (dtc)
Loading...

JAKARTA (medanbicara.com)- Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy tiba di gedung KPK setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya, Jawa Timur. Tak ada keterangan apa pun yang disampaikan Rommy.

Dari pantauan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rommy tiba pada pukul 20.13 WIB. Rommy tampak menunduk dan berjalan di belakang salah seorang anggota tim dari KPK. Rommy mengenakan jaket warna hitam. Ia juga memakai kacamata, topi, dan masker.

KPK sebelumnya menyebut total ada enam orang yang terjaring dalam OTT di Jatim. Unsur yang terjaring OTT itu adalah anggota DPR, swasta, dan pejabat Kementerian Agama di daerah.

KPK menduga ada transaksi suap yang dilakukan orang-orang itu. Suap itu, disebut Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, terkait pengisian jabatan di Kemenag (Kementerian Agama) pusat dan daerah.

“Pengisian jabatan di Kemenag pusat dan daerah,” ucap Febri.

Mereka sudah menjalani pemeriksaan sementara di Mapolda Jatim. Kemudian mereka diterbangkan menuju ke Jakarta melalui Bandara Juanda.

Status hukum Rommy dan mereka yang ditangkap masih sebagai terperiksa. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam sebelum menentukan status hukum Rommy dkk.

Tim KPK juga mendatangi kediaman Romahurmuziy di Jakarta Timur. Tim KPK tampak membawa tas ketika memasuki rumah Rommy.

Mereka menyambangi rumah Rommy di Jalan Batu Ampar III RT 04 RW 03, Kramat Jati sekitar pukul 19.30 WIB. Ada 4 orang dalam tim KPK itu yang semuanya mengenakan masker.

Tim KPK sempat tidak diizinkan masuk ke rumah itu. Seorang petugas KPK meminta agar pintu dibuka apabila tidak maka seluruh rumah akan disegel.

“Pak, bukain pak kalau nggak dibukain, saya segel satu rumah pak,” kata seorang petugas KPK perempuan.

Tim KPK itu akhirnya bisa masuk karena bantuan pihak RT. Keempat orang dari KPK langsung masuk ke dalam rumah Rommy. (dtn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY