Strategi Tata Kelola Sekolah Akan Tumbuhkan Minat Baca Siswa

Pelatihan tata kelolah sekolaj untuk menumbuhkan minat baca siswa yang dilaksanakan oleh Tanoto Foundation/ist

KOTA PINANG (medanbicara.com)-Kebiasaan membaca siswa akan meningkat seiring dengan tata kelola sekolah dengan penerapan program pembiasaan membaca siswa, keteladanan guru, kepala sekolah serta penyediaan bahan bacaan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Koordinator Tanoto Foundation Sumatera Utara, Yusri Nasution mengatakan, berdasarkan hasil riset Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD), untuk mengevaluasi sistem pendidikan dari 72 negara di seluruh dunia tiga tahun lalu, memperlihatkan bahwa aspek peranan Kepala sekolah terbukti berpengaruh terhadap capaian nilai sains siswa.

Selain itu, katanya, tercatat para siswa yang mendapat nilai tinggi untuk literasi karena adanya peranan kepala sekolah, yaitu, menunaikan tanggungjawabnya atas tata kelola sekolah yang baik, murid-muridnya tercatat mencapai nilai yang lebih tinggi.

“Anak yang membacanya baik biasanya belajarnya lebih baik dan mencapai hasil yang baik pula dalam semua mata pelajaran, sebaliknya anak yang kurang mampu membaca cendrung tertinggal dan biasanya kurang berhasil disemua mata pelajaran, hal ini juga yang membuat Kurikulum 2013 menempatkan Bahasa Indonesia sebagai Penghela semua mata pelajaran," ungkap Yusri Nasution  kepada wartawan, Kamis (26/4).

Disebutkan Yusri, Tanoto Foundation sebagai lembaga Filantropi yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia ikut berpartisipasi dalam menuntaskan hal tersebut. Melalui Program Peningkatan Budaya Baca untuk kegiatan Pembelajaran, pihaknya mendorong keterampilan membaca anak agar mencapai hasil yang baik dalam semua mata pelajaran.

Misalnya, Pelatihan Kepala Sekolah dan Pengawas di wilayah Kabupaten Labuhan Batu Selatan, yang diadakan oleh Tanoto Foundation selama dua hari (25-26 April 2018) di Hotel Grandsuma Blok Songo. Pelatihan tersebut diikuti oleh 25 orang peserta yang berasal dari Kecamatan Kota Pinang, Teluk Panji, Torgamba dan Kecamatan Kampung Rakyat. Selain itu juga melibatkan kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rokan Hilir Riau.

"Mereka dilatih mengembangkan mutu sekolah melalui penguatan pembelajaran aktif, budaya membaca dan manajemen berbasis sekolah dan peran serta masyarakat,"ucapnya.

Fasilitator Pelatihan Jepri Sipayung mengatakan, membaca adalah jantung pendidikan di sekolah, semua pengetahuan diperoleh dari membaca. Oleh karena itu, melalui pelatihan ini pihaknya melatih kepala sekolah dan pengawas sekolah tentang bagaimana cara mengembangkan budaya baca disekolah, mulai dari program pembiasaan, keteladanan dan penyediaan buku yang berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sahrul Tanjung mengungkapkan, Dinas Pendidikan Pemkab Labusel sangat mendukung program peningkatkan minat baca disekolah.

“Persoalan minat baca adalah salah satu hal yang sangat fundamental dalam proses pembelajaran, sementara minat baca masih rendah dikalangan guru dan siswa. Dengan adanya pelatihan ini, saya berharap dapat membantu kepala sekolah dan lengawas dalam meningkatkan minat baca di lingkungan sekolah,"pungkasnya. (eko fitri/ef)

 

Mungkin Anda juga menyukai