Alamak Jang! Puluhan Anak Punk Kena Razia, 1 Cewek Hamil Bro…

Anak punk yang terjaring razia. (ter/ist)

ASAHAN (medanbicara.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab Asahan) melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) mengamankan sebanyak 12 orang anak punk yang hidup di jalanan dari dua tempat yang berbeda diseputaran kota Kisaran, Asahan, Sumatera Utara.

Dari 12 orang yang diamankan tersebut 2 diantaranya perempuan, mereka terpaksa diamankan karena dianggap telah menimbulkan keresahan dimasyarakat.

“Kami mengamankan mereka karena adanya laporan dari masyarakat yang merasa resah atas keberadaan mereka yang hidup menggelandang tanpa memandang jenis kelamin," ujar Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Sat Pol PP Pemkab Asahan, Irsan Bangun Siregar, Senin (11/5/2020).

Pengamanan pertama dilakukan kata Irsan terhadap 10 orang anak punk yang sedang beristirahat di bawah jembatan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), satu orang di antaranya berjenis kelamin perempuan dan dalam kondisi hamil.

Sedangkan 4 orang lainnya yang diamankan petugas Sat Pol PP Asahan saat sedang mengamen di seputar Kota Kisaran.

Selanjutnya seluruh anak punk yang diamankan itu dibawa ke kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Asahan untuk dilakukan pendataan dan juga pembinaan.

"Selain warga Asahan, mereka ada juga yang berasal Jambi dan Palembang, bahkan ada juga yang dari Serang (Banten) dan Bogor (Jawa Barat)," terang Irsan. (ter)

Mungkin Anda juga menyukai