Dinkes Asahan Terbitkan SE Waspada GGA

KISARAN (medanbicara.com) – Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan mengeluarkan Surat Edaran (SE) 800/1302 tanggal 19 Oktober 2022. Isinya, perihal kewaspadaan gangguan Gagal Ginjal Akut (GGA) Progresif Atipikal/Atyfical Progressive Acute Kidney Injury pada Anak. SE ditujukan kepada Ketua IDI Asahan, Ketua PDGI, rumah sakit, klinik, Puskesmas, apotek dan toko obat se-Kabupaten Asahan.

“Sebagai tindak lanjut dari surat edaran, Dinkes mendatangi langsung seluruh rumah sakit, klinik, apotek, praktek dokter dan toko obat se Kabupaten Asahan, Jadi, Tim terdiri dari Dinkes, IDI, PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia), Ikatan Apoteker dan Persatuan Ahli Farmasi mengimbau sementara tidak menjual obat bentuk cair/syrup kepada masyarakat sampai ada pemberitahuan resmi dari pemerintah,” jelas Kepala Dinas Kominfo Asahan, Syamsuddin, Minggu (23/10/22).

Kadis Kominfo juga menghimbau orang tua memiliki anak utamanya berumur dibawah 6 tahun, sementara tidak mengkonsumsi obat didapat secara bebas, tanpa anjuran dari dokter. Sampai ada pengumuman resmi dari pemerintah sesuai peraturan perundang undangan.

Dijelaskan, langkah itu tindaklanjut Surat Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor SR.01.05/III/3461/2022 perihal Kewajiban Penyelidikan Epidemologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal pada Anak serta Surat Gubernur Sumatera Utara Nomor 440/12439/2022 perihal Himbauan Kewaspadaan Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal pada Anak.

Kadis Kominfo juga menegaskan pemerintah akan memberi sanksi terhadap apotek, rumah sakit dan toko obat tidak mematuhi SE dimaksud.(YA)

Mungkin Anda juga menyukai