Loading...

ASAHAN-Proyek pembangunan Rabat Beton di Dusun II, Desa Bandar Pasir Mandoge tak diketahui berapa jumlah dana yang sebenarnya. Pasalnya, ada dua plank yang berdiri berbeda jumlah dana anggarannya. Akibatnya, warga desa yang bermukim di sana bertanya-tanya mana sebenarnya jumlah yang sebenarnya.

Di plank pertama di kantor desa dana pembangunan Rabat Beton dengan panjang 330 meter yang bersumber dari dana desa tahun 2019 itu senilai Rp195.426.000. Sedangkan di plank yang kedua di lokasi proyek tertulis Rp185.655.000.

Di plank yang pertama hanya menggambarkan proyek pembangunan Rabat Beton itu waktu pengerjaan 90 hari. Sedangkan di plank yang kedua semua anggaran proyek dana desa tertulis secara mendetail.

“Kami warga di sini menjadi tanda tanya besar, kenapa jumlah dana di plank proyek itu berbeda,” kata seorang warga di Dusun II Desa Bandar Pasir Mandoge.

Menurut warga itu, ada selisih Rp9.771.000. Nah, ini menjadi pertanyaan bagi masyarakat desa.

Kepala Desa Bandar Pasir Mandoge, Irwadi yang dihubungi melalui pesan Whatsapp menjelaskan, memang betul ada perbedaan jumlah dana.

“Iya, Pak, perbedaannya biaya operasional nggak dimasukkan,” katanya. (ind)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY