Proyek Drainase di Air Joman Asahan Diduga Asal Jadi

Asahan (medanbicara.com)-Pengerjaan proyek pembangunan parit beton (drainase), di Jalan Pantai Reksona, Pasar XII Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman diduga asal jadi.

Amatan wartawan di lokasi proyek, Jumat (24/09/2021), terlihat dari cara kerjanya para tukang banguan tersebut mencampurkan pasir dan semen diaduk-aduk main takaran saja. Ditambah lagi air adukan untuk pasir dan semennya menggunakan air parit berwarna hitam pekat.

“Cobalah abang lihat sendiri cara kerja mereka (para tukang bangunan),” kata seorang warga yang ditemui, Jumat (24/09/2021).

Menurutnya, batu padasnya main tumpuk- tumpuk saja di dalam air parit, sementara pasir dan semennya main takar takar saja.

“Berapa pasirnya yang akan diaduk sama semennya gak tau kita, sudah itu air untuk mencampurkan pasir dan semennya air parit itu juga, sudah hitam pekat, bercampur lumpur pula lagi, mana lah mungkin kuat bang parit beton itu,” ucapnya.

Ditambahkannya, udah itu pasirnya banyak semennya satu sak ditambah lagi lumpur. “Manalah kuat campurannya itu bang. Kita juga menduga ada pengurangan semen dalam pembangunan drainase itu, karena kondisi parit tampak rapuh,” ungkapnya.

Menurut infromasi, proyek itu bernilai kontrak Rp197.515.000, dikerjakan oleh CV Karya Jaya Mutiara yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2021, mulai dikerjakan tanggal 03/09 2021 sampai selesai 01 Desember 2021. (Vin)

Mungkin Anda juga menyukai