Dahlia penderita Hidrosepalus terbaring lemah di rumahnya. Dahlia membutuhkan uluran tangan dari pihak dermawan. (Ist)
Loading...

ASAHAN (medanbicara.com)- Dahlia gadis berusia 25 warga Dusun 1, Desa Air Joman, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan menderita penyakit hidrosefalus (penumpukan cairan pada rongga otak), sudah 25 tahun hanya  bisa berbaring menahan penyakitnya.

“Jujur saja saya tidak sampai hati saya melihat anak saya terbaring lemas menahan penyakitnya tersebut. Kadang saya bertanya-tanya, kenapa Allah memberi cobaan begitu berat sama kami,” bilang ibu kandung Dahlia, Marniar, Selasa (29/5/2018).

Dilanjutkan ibu yang memiliki lima anak itu, putri sulungnya dari 5 bersaudara itu penderitaan yang dialami Dahlia merupakan penyakit sejak lahir.

“Perlu diketahui penyakit Dahlia ini sejak terlahir dengan kondisi tidak sempurna. Ukuran kepala Dahlia melebihi ukuran kepala bayi normal. Tubuhnya lemah tak bertenaga. Penyakit ini membuat bagian kepala anak kami membesar, sementara tubuhnya tampak terliat kurus,” bilang Marniar.

Menurut wanita berusia 54 tahun itu,  sehari-hari dia bekerja sebagai buruh upahan tukang koncek (pencungkil kelapa), penghasilan suami dan dirinya tak mampu untuk membawa Dahlia berobat ke rumah sakit yang memiliki peralatan lengkap.

“Suami saya hanya jual ikan keliling. Selama ini mengobati dengan seadanya saja. Gimana mau berobat ke rumah sakit yang punya alat lengkap, makan aja kami susah. Apalagi masih ada 4 orang lagi anak kami yang butuh biaya,” bilang Marnia.

Begitupun, lanjutnya, setiap hembusan doanya masih berharap ada orang yang berhati mulia bersedia mengulurkan tangan untuk kesembuhan Dahlia.

“Tentulah saya mengharapkan mukjizat dari Tuhan. Selain itu saya yakin di luar sana ada orang baik yang bersedia membantu pengobatan Dahlia. Terkhusus saya berharap agar pintu hati bapak Bupati, Taufan Gama terbuka dan bersedia membantu, Amin,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Air Joman, Muhammad Ilham menyebutkan kalau dirinya sudah mengetehui ada warga yang menderita penyakit Hidrosepalus tersebut. Dimana, dirinya juga sudah memberikan perhatian kepada Dahlia.

Dilanjutkannya, bahwa keluarga Dahlia juga sudah difasilitasi Pemerintah Biaya Kesehatannya lewat Program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan keluarga Dahlia juga menerima program penerima manfaat dari pemerintah. (udi)

 

 

TIDAK ADA KOMENTAR