Dinkes Kota Gunungsitoli Safari Kesehatan

Kegiatan pelayanan.kesehatan (ist)

GUNUNGSITOLI (medanbicara.com)-Guna menjamin pelayanan kesehatan masyarakat Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Dinas Kesehatan mengadakan safati kesehatan di desa.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli, Wilser Napitupulu mengatakan, pelaksanaan kegiatan Safari Kesehatan ini dilaksanakan setiap bulannya. Dengan memprioritaskan desa terjauh dari puskesmas atau dari Pusat Kota Gunungsitoli.

Kegiatan ini lanjut Wilsel, ada kaitannya dengan indikator kinerja bidang kesehatan dengan mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan.

Ia menambahkan, safari kesehatan merupakan program inovasi puskesmas Kecamatan Gunungsitoli.

"Safari kesehatan yang dilaksanakan oleh UPTD Puskesmas Kecamatan Gunungsitoli adalah pelayanan lengkap karena melibatkan seluruh item profesi dan upaya yang ada di puskesmas. Jadi tidak hanya terfokus pada pemeriksaan dan pelayanan klinis (Pemeriksaan dokter) saja namun upaya pencegahan dengan memberikan penyuluhan dan kunjungan ke rumah-rumah warga untuk melihat sanitasi dan perilaku hidup sehat," terang Wilser, Senin (29/7/2019).

Kepala UPTD Puskesmas Kecamatan Gunungsitoli, Elvivian N. Zebua menjelaskan, layanan kesehatan yang diberikan antara lain pelayanan kesehatan untuk ibu hamil, nifas, bayi, balita, usia produktif hingga lansia.

"Kita juga berikan layanan berupa penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan kesehatan usia produktif (15-59 tahun) serta pemeriksaan kesehatan lansia," kata Ephin.

Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli melalui UPTD Puskesmas Kecamatan Gunungsitoli menurunkan tenaga kesehatan sebanyak 14 orang. Terdiri dari dokter 2 orang, perawat 3 orang, bidan 3 orang, analis 1 orang, farmasi 1 orang, gizi 1 orang, petugas penyuluh 1 orang, petugas kesling (kesehatan lingkungan) 1 orang, petugas perkesmas 1 orang.(sua)

Mungkin Anda juga menyukai