Duh! Anak Bacok Ayahnya Sampai Kritis Gara-gara Sepele

Nias (medanbicara.com)-Duh! Ama Medi (80) kritis usai dibacok anak kandungnya, MH alias Ama Wilpan (52), Rabu (17/3). Keduanya merupakan warga Dusun II, Desa Hililawa’e, Kecamatan Idanogawo, Nias.

Juru bicara Polres Nias, Aiptu Yansen Hulu mengatakan, pertikaian antara anak dengan ayah kandung disebabkan maslah sepele, karena sebuah pohon pinang yang ditebang oleh korban.

Awalnya, pelaku berangkat dari rumah menuju kebun miliknya dengan membawa sebuah parang. Sesampai di kebun pelaku kemudian menderes karet. Kemudian setelah itu, pelaku pindah ke kebun karet kedua miliknya melakukan hal serupa yakni menderes.

Selanjutnya, pelaku pindah ke kebun milik adiknya. Di lokasi ini pelaku melihat tanaman pinang yang ditanaminya telah dipotong dan ditebang oleh ayahnya.

Setibanya di rumah korban, tanpa aba-aba pelaku kemudian melempari dinding dan jendela rumah ayahnya berulang kali menggunakan batu.

“Tidak lama kemudian, pelaku melihat korban sedang berdiri di balik jendela. Pelaku pun berteriak yang membuat korban keluar dari rumahnya,” jelasnya.

Setelah korban keluar dari rumahnya, keduanya pun cekcok. Keluarga yang mendengar pertikaian itu mencoba melerai keduanya. Lantaran telah dipisah oleh keluarga, pelaku dan korban pun saling pergi meninggalkan.

Keluarga yang melihat pertengkaran itu kemudian langsung berlari keluar rumah untuk segera memisahkan keduanya, dan merebut parang yang dipegang oleh pelaku.

Petugas Polsek Idanogawo yang mendapatkan Informasi tentang pertengkaran itu langsung ke lokasi, dan meminta keterangan dari beberapa orang saksi.

Pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian dan dipersangkakan melanggar Pasal 351 Ayat (2) dari KUHPidana, tentang Penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 5 tahun. (mdn/tlk)

Mungkin Anda juga menyukai