Hari Guru, Ngogesa Sitepu Beri Bingkisan Kepada Guru-Guru di Desa Terpencil

Bupati Langkat Ngogesa Sitepu saat memberikan bingkisan kepada guru yang bertugas didaerah terpencil pada saat hari guru di alun-alun Stabat, Sabtu (25/11)

 

STABAT (medanbicara.com)-Atas pengabdian guri yang luar biasa, Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu memberikan bingkisan kepada guru-guru yang bertugas didaerah terpencil tepat dihari guru, Sabtu (25/11).

Bingkisan diberikan usai upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-72 yang berlangsung di alun-alun T. Amir Hamzah, Stabat. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Ngogesa Sitepu selaku Kepala Daerah di Kabupaten Langkat yang juga penasehat para guru-guru di Kabupaten Langkat.

Sementara itu, Djumiran (Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Langkat) menjadi perwira upacara yang diikuti oleh seluruh guru-guru se-Kabupaten Langkat. Tampak hadir, perwakalilan unsur Forkopimda Langkat, Sekdakab. Langkat dr Indra Salahudin.

Bupati Langkat Ngogesa Sitepu membacakan pidato tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhajir Effendy yang mengatakan, guru adalah sosok utama dalam satuan pendidikan.

“Guru memiliki tanggung jawab dalam membentuk karakter peserta didik melalui harmonisasi olahhati, olah rasa, olah pikir dan olahraga,” katanya.

Menteri berharap, seluruh guru di Indonesia memahami tanggung jawab tersebut dan terus bekerja keras demi mewujudkan peserta didik yang terampil, cerdas dan berkompeten.

Kepada seluruh guru-guru di Langkat, Ngogesa berharap, agar profesional dalam menjalani profesinya sebagai guru dengan membuat peserta didik menjadi generasi emas bangsa yang memiliki bekal jiwa Pancasila dalam menghadapi dinamika perubahan yang sangat cepat dan tidak terduga.

“Sumber keteladanan dalam dunia pendidikan adalah guru, dan seluruh emimpin besar lahirnya dari sosok seorang guru. Oleh karena itu, junjung tinggi profesi guru dan jadikan seluruh peserta didik menjadi generasi masa depan,”ujarnya usai upacara. (OJI)

 

Mungkin Anda juga menyukai