5 Korban Longsor di Karo Sudah Ditemukan Semua, Pemkab Ucapkan Duka Cita Mendalam

KARO (medanbicara.com)- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Juspri Nadeak mengatakan, korban akibat longsor yang meninggal dunia di Desa Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara sudah ditemukan semua oleh Tim Basarnas Medan.

“Korban yang meninggal dunia itu ditemukan lima orang yakni empat perempuan dan satu orang laki-laki,” ujar Juspri, ketika dihubungi wartawan, Sabtu (28/08/2021).

Ia menjelaskan, korban yang meninggal akibat kejadian tersebut, Tia Monika Novi Sari Silitonga, 28 thn (wanita) Alamat Jalan Krakatau, Kasih Karolina Br Tarigan 3 thn (wanita) Alamat Laubawang, Kabanjahe, Anjel Br Tarigan 5 thn (wanita) Alamat Kabanjahe, Bumi Riski Aditia 2 tahun (laki-laki) Alamat Kabanjahe, dan Dewi Br Marpaung 48 thn (wanita).

“Keseluruhan korban yang meninggal dunia telah diserahkan Pemkab Karo (Bupati dan Wakil Bupati Karo) kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Juspri menyebutkan, penyerahan tersebut di ruang jenazah di Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe, Jumat (27/8) sekira pukul 14.00 WIB untuk dimakamkan secara layak.

Pemerintah Kabupaten Karo menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya lima orang warga yang menjadi korban tanah longsor di Desa Padang Mas Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo.

“Bupati Karo Cory S Sebayang menyampaikan itu saat menyerahkan lima jenazah kepada keluarga korban di Rumah Sakit (RS) Kabanjahe,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo Juspri Nadeak, ketika dihubungi dari Medan, Sabtu (28/8/2021).

Ia menyebutkan santunan maupun bantuan kepada keluarga korban longsor akan diserahkan belakangan hari selesai pelaksanaan penguburan.

“Untuk menghormati privasi keluarga korban longsor yang masih berduka,” ujar Juspri.

Sebelumnya, bencana alam longsor terjadi di Lingkungan Lau Bawang di Desa Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo terjadi pada Jumat (27/8) dini hari setelah hujan lebat sejak sore sampai malam.

Akibat longsor tersebut lima unit rumah kontrakan milik warga masyarakat setempat mengalami rusak, dan korban yang meninggal dunia lima orang. (ant)

Mungkin Anda juga menyukai