Adik Tewas Ditikam Abang Kandung Gara-gara Minta Uang Sawit

Karo (medanbicara.com)-Romel Simorangkir (52) warga Dusun Simpang Empat, Desa Lau Pakam, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo tewas ditikam JS (67), abang kandungnya sendiri, Sabtu (16/5/2021).

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung membawa korban ke sebuah klinik di Desa Mardingding, dan setelah diperiksa medis ternyata korban telah meninggal dunia.

Menurut keterangan yang diperoleh, kejadian ini bermula pukul 19.00 WIB. Saat itu, korban Romel Simorangkir (52) bertemu dengan tersangka penikaman JS (67) saat minum tuak, di halaman rumah Amudi Simorangkir.

Berselang setengah jam kemudian, karena listrik padam, korban pamit kepada tersangka mau pulang ke rumah, Tersangka menyahutinya dengan kalimat, “Bagilah uang sawit tadi.”

Lalu korban Romel Simorangkir menjawab, “Ngak ada urusanmu di situ, nggak ada hakmu.”

Romel kemudian bergegas menuju sepeda motornya. Korban lalu membuka jok sepeda motornya dan berkata, “Ini sama kau?”

Tersangka lalu mendekati korban dengan memegang senter mancis melihat ke dalam jok sepeda motor ada sebilah pisau, dan langsung meraih pisau itu, melihat itu, korban menendang tersangka dan seketika itu pula tersangka JS menusukkan pisau ke perut korban, dia pun segera melarikan diri ke arah perladangan meninggalkan korban.

Korban yang tertusuk lalu dibawa warga dan keluarganya ke Klinik Restu Ibu, di Desa Mardingding. Saat diperiksa, ternyata korban telah meninggal dunia.

Kapolsek Mardinding, Iptu Donal Tambunan didamping Kanit Reskrim, Ipda Regen Manik membenarkan, telah terjadi tindak pidana yang mengakibatkan korban meninggal dunia di wilayahnya.

“Setelah menerima informasi dari Kepala Dusun Simpang Empat, kami langsung menuju klinik Restu Ibu dan mendapati korban telah meninggal dunia dengan luka tusuk pada perut sebelah kanan,” ucapnya.

Selanjutnya, Iptu Donal Tambunan menyampaikan, untuk melengkapi bahan penyelidikan, akan dilakukan otopsi terhadap tubuh korban di RS Bhayangkara Medan, serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Tersangka JS sudah ditangkap dan diperiksa,” tutupnya.

“Tersangka merasa sakit hati akibat penguasaan tanah perkebunan sawit warisan keluarga korban dengan tersangka, lalu menusuk korban dengan sebilah pisau pada bagian perut sebelah kanan,” ungkap Manik.(net/bbs)

Mungkin Anda juga menyukai