Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH memberikan penghargaan pengusaha terbaik bayar pajak. (ist)
Loading...

KARO (medanbicara.com)-Kabar wisata halal yang digaungkan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi pasca pemerintah pusat menetapkan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Parawisata Nasional (KSPN) dan masuk kategori super prioritas Quick Win, disambut baik Pemkab Karo. Kabupaten Karo pada prinsipnya sudah siap melakukan wisata halal.

Hal ini disampaikan Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH didampingi Wakil Bupati Karo, Cory seriwaty br Sebayang saat ditemui wartawan di sela-sela rapat evaluasi pelaksanaan semester I pelaksanaan APBD tahun 2019, Selasa (3/9) di lantai 3 kantor bupati.

Menurut Terkelin Brahmana, Pemkab Karo pada prinsipnya siap menyambut kedatangan wisatawan di kawasan utara Danau Toba, di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo.

“Kita sudah siap mengaplikasikan wisata halal, ini program nasional harus kita dukung,” ujarnya.

Menanggapi beredarnya polemik konsep pengembangan wisata halal dan syariah di kawasan Danau Toba maupun masalah halal dan tidak halal itu kiranya tidak menjadi polemik, sebab demi kemajuan parawisata dan program nasional wajib didukung, hilangkan pro kontra demi kebijakan pemerintah pusat.

Lebih lanjut dikatakan Bupati Kabupaten Karo salah satu memiliki budaya adat istiadat dan kearifan lokal yang cukup luar biasa, untuk itu wisata halal akan disosialisasikan kepada masyarakat.

Ini PR camat nantinya, intinya Pemkab Karo sudah siap menyongsong program tersebut,” tegasnya. (ogo)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY