Laka Maut di Jalinsum Paluta, 2 Minibus Laga Kambing, 3 Orang Tewas, Tolong Bantu, Pak…

Kondisi mobil dan penumpang sesaat setelah tabrakan di lokasi kejadian. (Ist/youtube/AS/ter)

Paluta (medanbicara.com)-Sedikitnya 3 orang dilaporkan tewas akibat mobil Penumpang Xenia B 1880 ERQ dan Daihatsu Sigra BM 1274 PI laga kambing tepatnya di Desa Situmbaga, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara.

“Selain itu kecelakaan maut yang terjadi sekira pukul 07.30 WIB ini menyebabkan 11 orang penumpang lainnya mengalami luka berat ringan,” kata Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Roman Smarhadana dikonfirmasi wartawan, Kamis (24/12/2020).

Menurut keterangan, peristiwa kecalakaan terjadi Rabu (22/12) sekira pukul 07.30 WIB. Mobil Xenia B 1880 ERQ yang dikemudikan S Doa Sinaga (tercatat meninggal dunia) dengan 7 penumpang saat itu datang dari arah Langga Payung menuju Gunung Tua (Paluta), hendak mendahului mobil di depannya, namun dari arah berlawan tiba-tiba ada mobil Sigra BM 1742 PI yang dikemudikan Jontua Sihotang muncul di depan.

Tak pelak, kecelakaan terjadi TKP-nya di kilometer 39-40 jurusan Gunung Tua (Paluta)-Langga Payung. Kedua mobil ringsek serta mengambil korban 3 meninggal dunia serta belasan luka berat ringan.

Berikut nama-nama korban pengemudi serta penumpang mobil Xenia yakni, S Doa Sinaga (45), Kampung Durian Baru RT 02 06 Susukan Bosong Gede Kabupaten Bogor (meninggal dunia), Pandu Hatorangan Sinaga (13) Bogor, Abed Dego Sinaga (16), Bogor, Okto Hasiolan Sinaga (5), Bogor, Kesia Pasaribu (41) Bogor, 6. Niko Demos Sinaga (48) Tangerang Selatan mengalami luka berat dan ringan.

Sedang korban penumpang mobil Daihatsu Sigra yang meninggal dunia yakni, Darma Maria Manik (50) Balam Km 26 Bangko dan Ridsa Boru Manik Balam Rokan Hilir, kemudian mengalami luka berat dan ringan, Jontua Sihotang (44) (pengemudi) penduduk Rokan Hilir, Septi Hutabarat (15), Rokan Hilir, Rawati Manik (45) Balam, Surya Sidabutar (33) Balam, Daniel Sihotang (10), Relina Boru Manik (65) Balam Rokan Hilir

“Seluruh korban luka berat dan ringan telah dievakuasi pihak aparat dan dibawa ke RSUD Gunungtua untuk dirawat medis, serta kepolisian juga telah melakukan olah TKP sebab-sebab terjadinya kecelakaan maut yang menelan korban jiwa dengan sejumlah saksi-saksi dan kendaraan terlibat kecelakaan juga sudah diamankan,” kata Kapolres.

Kejadian itu diabadikan seorang warga dalam sebuah video berdurasi 16 menit 57 detik dan diupload pemilik akun Leman Parapat.

Video itupun viral. Sampai jam 22.53 WIB, video itu sudah ditonton 642 ribu, dipenuhi 4.700 komentar dan diberi emoticon sebanyak 6.500 netizen. Dalam video itu, perekam menyebut, peristiwa itu baru saja terjadi.

“Barusan saja ini kejadiannya, di depan tadi motong jalan aku di mana ya,” kata perekam video.

Terlihat mobil Xenia warna hitam melintang di tengah jalan dengan bagian depan ringsek parah.

Mirisnya, sang sopir terlihat masih di dalam mobil dengan posisi terjepit.

“Apa sudah meninggal ini ya…,” ujar warga saat melihat.

Setelah memeriksa denyut nadi sopir mobil Xenia, warga menyebut korban sudah tidak bernyawa.

“Sudah tidak ada lagi denyut nadinya,” ujar warga.

Sementara di luar jalan, tepatnya di depan terdapat mobil Daihatsu Sigra warna hitam juga ringsek parah di bagian depan.

Terdengar suara tangisan seorang anak yang menjadi korban tabrakan tersebut.

“Diangkat aja ini ramai-ramai,” seru perekam video mengajak warga lain meminggirkan mobil di tengah jalan.

Sang sopir mobil di pinggir jalan, juga masih dalam posisi terjebak tak bisa keluar. Sopir dalam mobil di pinggir jalan, tampak masih sadar dan melihat kondisi di sekitar lokasi.

Masih dalam rekaman itu, terdengar suara perempuan minta tolong.

“Tolong bantu pak,” kata seorang wanita.

“Ya Allah kejepit itu,” ujar warga sembari menarik pintu yang lengket akibat tabrakan.

Setelah menunggu sekitar 10 menit lebih, satu unit ambulans Puskesmas Keliling Batang Pane II, Kabupaten Paluta, tiba untuk menolong para korban.

Tampak beberapa personel TNI, polisi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberi pertolongan.

“Pelan-pelan, lagi terus,” ucapnya warga saat menarik mobil.

Satu per satu korban di bawa naik ke atas mobil ambulans berwarna putih untuk mendapatkan pertolongan.

Di sisi lain, peristiwa kecelakaan lalulintas ini juga sudah tersebar di kanal Youtube. Adalah pemilik Tasosa Group yang menguploadnya, dengan judul, #Jalinsum #Paluta Ngeri!! Kecelakaan Maut di Jalinsum, Desa Sihopuk Baru, Padanglawas Utara, Rabu (23/12). Tayangan itu sudah ditonton sebanyak 134 kali. Keterangan yang menyertai video tersebut sama dengan isi dalam video viral dari akun facebook, Leman Parapat. (As/ant/ter)

Mungkin Anda juga menyukai