Bupati dan Wagubsu Tinjau Wisata Bukit Lawang dan Tangkahan

LANGKAT (medanbicara.com)-Bupati Langkat, Terbit Rencana PA mendampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), H Musa Rajekshah meninjau langsung kawasan wisata Bukit Lawang dan Tangkahan di Kabupaten Langkat, Kamis (18/11/2021).

Di sana juga dilakukan rapat tindak lanjut dari pembahasan minggu lalu di Kantor Gubsu di gelar di lokasi wisata, di Jungle Inn and Restaurant Bukit Lawang Kecamatan Bahorok, Langkat.

Bupati Langkat menyampaikan, konsep pembangunan ekowisata terintegrasi diantaranya daya tarik, sarana dan prasarana dasar penunjang, peningkatan nilai ekonomi masyarakat, aksestabilitas, tata ruang wilayah dan status lahan.

Untuk matriks rencana aksi pembangunan pariwisata Langkat jangka pendek (Insfrastruktur). Berupa aksestabilitas, pembangunan jembatan Bandar Pulau ruas Simpang 3 Namu-unggas Tangkahan Kecamatan Batang Serangan, dengan volume 30,6 meter.

“Dilaksanakan Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Pemprovsu,” sebut Bupati.

Pengadaaan penerangan di objek wisata berupa tenaga surya berjumlah 36 unit oleh Dinas ESDM Provsu. Pengadaan kelengkapan jalan oleh Dinas Perhubungan dan fasilitas persampahan oleh DLH Provsu.

Sementara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provsu melakukan pengembangan wisata melalui sektor perekonomian masyarakat desa.

Sasarannya kawasan Kecamatan Batang Serangan dan Bahorok berlokasi di 6 Desa. Yakni Desa Sampe Raya, Desa Timbang Jaya, Desa Timbang Lawan Desa Lau Demak di Kecamatan Bahorok. Serta Desa Namo Sialang dan Desa Sei Serdang di Kecamatan Batang Serangan.

Sementara Wagubsu, berharap Dinas PU Provinsi dapat membangun jalan menuju Bahorok, khususnya menuju lokasi wisata harus selesai di 2022.

Ia juga meminta para pimpinan harus konsen dalam perkembanagn dan kemajuan wisata di Langkat demi bermanfaatnya di mata pemerintah, pelaku wisata, wisatawan dan masyarakat di sekitarnya.

“Harapan kita datang bukan hanya melengkapi absen, tetapi pulang nantinya dengan konsep yang kita rapatkan dapat terjalan dengan sukses,” tandasnya.

Wagubsu juga ingin dikembalikannya Orang Utan ke Bukit Lawang bekerjasama dengan lembaga terkait, karena Orang Utan adalah ikon Bukit Lawang.

Selanjutnya, Wagubsu juga meminta ke Bupati Langkat menata ulang pintu masuk ke Bukit Lawang, terkhusus ikon patung Orang Utannya.

“Kalau bisa dipercantik agar menarik pengunjung. Jika perlu diadakan sayembara bagi seniman patung untuk membuat ikon Orang Utan yang ada di pintu masuk, dan segera di desain sedemikian rupa sebagai maskot pariwisata Langkat,” pintanya.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Provsu A.Nasution, Anggota DPRD Provsu H.Zainuddin Purba, OPD dan jajaran terkait dari Pemprovsu dan Pemkab Langkat. (yan/rel)

Mungkin Anda juga menyukai