Penutupan HAUL Tuan Guru Babussallam ke-94

LANGKAT (medanbicara.com).Meski Langkat masyarakatnya terdiri dari berbagai etnis, suku dan agama, namun tetap mampu hidup beriringan dan berdampingan dengan damai dan tentram, tampa adanya konplik yang berarti mengatas namakan sara. Tentu hal tersebut tidak terlepas dari nasihat dan doa para ulama dan jama’ah tariqat Naqsabandiyah Babussallam.

Hal tersebut pun diungkapkan oleh Bupati Langkat H.Ngogesa Sitepu. SH, melalui Sekdakab. Langkat dr. H. Indara Salahudin, M.Ks, MM, saat memberikan kata sambutan di acara  peringatan HAUL Tuan Guru Babussalam Syekh Abdul Wahab Rokan Al Khalidi Naqsyabandi Babussalam Ke-94, di Madrasah Besar Tuan Guru Babussalam Kec.Padang Tualang, Kab.Langkat, Rabu (7/2).

“ Saya ucapkan terimakasih kepada para Ulama dan Jama’ah tariqat Naqsabandi dimanapun berada khususnya dan kepada seluruh masyarakat Langkat umumnya, atas doa munajatnya sehinga tempat wafatnya wali Allah ini (Langkat-red), senantiasa damai, aman dan selalu  dalam keadaan kondusifitas,” sampainya dihapan para tamu dan jama’ah Tariqat.

Selain itu, Dr.Indra juga mengucapkan rasa terima kasihnya, kepada Gubernur Sumut, para pejabat, tokoh masyarakat dan seluruh rombongan yang berasal dari berbagai daerah bahkan luar negri, atas perhatian yang telah diberikan bagi keberadaan perkampungan Babusallam ini.

“Semoga kita semua yang terus memberikan perhatiannya terhadap perkampungan yang berkah ini, selalu diberikan kesehatan dan keselamatan kepada Allah SWT. Dan untuk para rombongan yang datang dari luar daerah Langkat, untuk meramaikan acara HAUL ini, semoga mudiknya selamat sampai tujuan tidak kekurangan suatu apapun,”doanya.

Dalam penutupan kata sambutannya tersebut, Sekda pun mengingatkan kepada kita semua, untuk selalu mengikuti dan mematuhi nasehat dan petuah para ulama agar didalam hidup ini mendapat berkah.

“Seperti disabdakan Rasulluah SAW bahwa ulama adalah pewaris para nabi, jadi kita semua wajib mematuhi nasehat dan petunjuk ulama. Membaca Yasin di malam Jum’at, duduk bersimpuh di atas sajadah, petunjuk ulama kita perbuat, Agar hidup menjadi berkah,” ucapnya berpantun untuk mengakhiri.

Ismail Royyan,pimpinan Tariqat Naqsabandi wilayah Pekanbaru, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan seputar sejarah singkat tentang  perjuangan Syekh Abdul Wahab Rokan Al Khalidi, dalam usahanya untuk kepentingan masyrakat Langkat khususnya dan masyarakat Indonesia juga mancanegra umumnya.

“Baik itu perjuangan dalam segi agama dan ahklak, juga perjuangannya dalam segi ekonomi, politik dan pendidikan. Jadi tidak berlebihan jika Syekh Abdul Wahab Rokan Al Khalidi, dijuluki permata Langkat dan ulama nusantara,” ungkapnya.

Selain pembaca’an Al-quran dan doa dalam penutupan HAUL tersebut agar mendapat berkah, juga dilakukan pelantikan pengangkatan sejumlah Mursid Jama’ah Tariqat Naqsabandiyah untuk wilayah Sumatra, yang langsung dilantik oleh Tuan Guru Basilam ke-10 Syekh H. Hasyim Al-Syarwani.

Turut hadir dalam penutupan HAUL tersebut Wakil Gubsu Brigjen TNI (Purn) Dr.Hj. Nurhajizah  Marpaung, SH, MH, Tokoh Masyarakat Sumut H. Edy Ramayadi dan H.Musa Rajekshah, Wakil DPRD SU dan sejumlah anggota DPRD SU, Perwakilan Pangdam I BB, Plt.Kakamwil Kemenag Sumut,Asisten. II Drs. H Hermansyah, Staf Ahli Bupati Drs. Amir Hamzah M.Si, Kabag Kesos H.Syahrizal,Kadis Kominfo Syahmadi S.Sos, M.SP, Kakan. Kemenag Langkat, Ketua MUI Langkat, Dandim 0203 Langkat, Kapolres Langkat, Sultan Langkat, Sejumlah Pejabat TNI/POLRI dan unsur SKPD Pemerintah Prov.Sumut, Sejumlah SKPD Langkat dan tamu terhormat lainya.(jie)

 

Mungkin Anda juga menyukai