Seram…Tanya, Jawab, Langsung Main Tembak Kepala, Pelakunya Belum Tertangkap

Terduga pelaku penembakan kepala warga (kaos biru). (trb)

LANGKAT (medanbicara.com)-Tersangka pelaku yang menembak kepala Jaka Ginting (21), warga Dusun IV Desa Balai Kasih, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat
dengan senapan angin sudah dimodifikasi sampai saat ini belum juga tertangkap. Seram Kali Ah…

“Kita masih melakukan pencarian terhadap pelaku penganiayaan terhadap Jaka Ginting (21),” ujar Kasubag Humas Polres Langkat, AKP Arnold Hasibuan ketika dikonfirmasi wartawan.

Terpisah Kapolsek Kuala, AKP Antony Sinamu ketika dikonfirmasi wartawan menjelaskan, saat ini anggotanya belum berhasil menangkap pelaku.

“Anggota lagi di TKP melakukan pengintaian. Belum ada penangkapan, ini lagi di lapangan anggota. Pelakunya ada dua orang. Penganiayaan kasusnya. Keluarga korban sudah buat laporan Jumat,” ujar Kapolsek Kuala.

Dijelaskannya, bahwa korban ditembak pakai senapan angin rakitan yang dibuat jadi pendek, peluru timah. Pelurunya melenceng tapi luka kena bagian kepalanya.

Disinggung apa motif penembakan tersebut, Kapolsek belum bisa memastikannya karena masih dalam penyelidikan.

“Saat itu korban melihat pelaku sedang mengambil sawit, karena tidak senang pelaku menganiaya korban dengan menembaknya dengan senjata senapan angin yang sudah dimodifikasi,” jelas Kapolsek.

Sekadar diketahui, Jumat (20/7) sekira pukul 15.30 WIB, Jaka Ginting sedang mengendarai sepeda motor Supra Fit di areal perkebunan Blankahan Dusun Traktoran, Desa Suka Damai, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat.

Tiba-tiba sepeda motornya dipepet tersangka BS bersama temannya dan memberhentikan korban sambil mengucapkan,” Ngapain kau lewat sini?”
Lalu dijawab korban,”Aku keliling bang dan aku kan anggota humas.”

Merasa kurang puas dengan jawaban korban, kemudian pelaku BS melakukan pemukulan dengan mengunakan tangan kosong ke tubuh korban berulang ulang dan mengeluarkan serta menembak bagian belakang kepala korban dengan mengunakan senjata mirip senjata laras pendek jenis senapan angin yang dimodifikasi.

Akibatnya bahagian belakang kepala korban mengeluarkan darah, namun pelaku BS tidak memperdulikannya dan tetap mengancam kembali korban dengan mengatakan,” Kalau kau berani pergi kutembak lagi.”

Kemudian pelaku BS melakukan penganiayaan kembali dengan memukul badan korban dengan mengunakan gagang senapan laras pendek jenis senapan angin yang dimodifikasi tersebut.

Setelah kejadian itu teman korban bernama Caren datang dan melerai, selanjutnya korban berhasil menyelamatkan diri menggunakan sepeda motor saksi Caren dan bertemu dengan saksi lainnya Irfan. Mereka membawanya ke Pukesmas Kuala dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Delia dan diopname sampai saat ini. (sah)

Mungkin Anda juga menyukai